Banyuwangi Gelar Mudik Online, Diaspora Sedunia Bakal Dihibur Atraksi Seni-Budaya

0
43

Pemkab Banyuwangi bakal menggelar mudik online yang diikuti diaspora (para perantau) asal Bumi Blambangan — baik dari luar daerah maupun yang berada di luar negeri — pada 16 Mei 2021. Acaranya, akan dimeriahkan berbagai atraksi seni-budaya hingga bazar virtual produk UMKM.

“Mudik online ini untuk mengobati kangen para diaspora yang tahun ini belum bisa mudik karena kebijakan peniadaan mudik demi keselamatan bersama,” terang Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Senin (11/5/2021).

Menurutnya, mudik online ini bisa menyambungkan para warga Banyuwangi dengan diaspora di luar daerah hingga luar negeri. “Termasuk juga diikuti keluarga pekerja migran, sehingga kawan-kawan pekerja migran bisa jumpa virtual yang difasilitasi Pemda,” sambung Ipuk.

Ipuk mengatakan, sejumlah acara yang digelar hybrid (memadukan daring dan luring) diantaranya atraksi seni-budaya dan bazar virtual produk UMKM. “Atraksi seni-budaya kita tampilkan dengan protokol kesehatan dan bisa disaksikan oleh para diaspora yang mengikuti secara daring. Ini obat kangen,” katanya.

Demikian pula bazar virtual produk UMKM digelar untuk semakin membantu UMKM agar bisa bangkit di masa pandemi Covid-19 saat ini. “Teman-teman diaspora di luar daerah dan luar negeri pun bisa tahu produk UMKM saat ini, bisa ikut membeli, bahkan terbuka peluang untuk ikut memasarkan di daerah tempat tinggalnya masing-masing,” papar Ipuk.

Kepala Dinas Kominfo dan Persandian, Budi Santoso menambahkan, mudik online tersebut digelar di sejumlah tempat dan diikuti secara virtual oleh para diaspora melalui sejumlah kanal, seperti aplikasi Zoom Meeting, live streaming Youtube, dan siaran langsung media sosial lainnya.

“Nanti ada di beberapa tempat, karena harus sesuai protokol kesehatan. Ada di desa, di kecamatan, di pendopo. Tautan untuk ruang pertemuan Zoom maupun live streaming media sosial lainnya akan kami sebarluaskan dalam bentuk poster 1-2 hari ini,” terang Budi.

Acara tersebut, juga akan diisi dengan diskusi bersama para diaspora. “Para diaspora sangat berperan dalam pembangunan Banyuwangi, silakan memberi masukan, berdiskusi bersama sekaligus silaturahim dan halal bi halal online,” tandasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here