Bersaing Bisnis di Benua Biru, Q-NET Resmi Anggota AVD Negeri Matador

oleh
oleh
KRU Q-NET EROPA: Jaringan Bisnis Q-NET makin luas hingga Benua Biru. Foto/IST/Surabayainside.com
KRU Q-NET EROPA: Jaringan Bisnis Q-NET makin luas hingga Benua Biru. Foto/IST/Surabayainside.com

Surabayainside.com – Jaringan bisnis penjualan langsung (MLM) yang dikelola Q-NET makin luas. Terlebih, QN Eropa – salah satu bagian perusahaannya — disambut sebagai anggota resmi Asociación de Empresas de Venta Directa (AVD) atau Asosiasi Penjualan Langsung Spanyol.


Menurut General Manager (GM) QN Eropa, Jérôme Hoerth, perusahaannya adalah bagian dari Q-NET yang membangun bisnis di Benua Biru – sebutan Eropa. “Kami senang diterima sebagai anggota resmi AVD,” katanya, Sabtu (21/7/2021).

Di AVD, lanjutnya, QN Eropa bergabung dengan daftar perusahaan penjualan langsung global lainnya seperti Amway, Herbalife, Mary Kay, serta beberapa perusahaan lainnya.

Kata Hoerth, Spanyol adalah satu dari 10 pasar bisnis teratas di Eropa. Negeri Matador itu terlibat dalam industri penjualan langsung yang berkontribusi aktif pada pertumbuhan ekonomi dan sosial, serta mencatat penjualan sekitar €751 juta lebih dari sekitar 250.000 anggota pada 2019.

“Spanyol telah menjadi salah satu pasar pertumbuhan utama QNET di Eropa, karena semakin banyak orang yang terlibat dalam penjualan langsung,” papar Hoerth.

Baca Juga: Dukung UMKM di Surabaya, ShopeePay Hadirkan Program Cashback 60% 

Juga karena, lanjut Hoerth, merupakan lingkungan fleksibel yang dapat memberikan pendapatan tambahan dan peluang wirausaha. “Penjualan langsung adalah industri yang terbukti tangguh di tengah masa yang penuh gejolak, dan kami percaya bahwa itu berpotensi untuk memenuhi permintaan yang meningkat di Spanyol,” katanya.

Sekadar tahu, AVD didirikan pada 1970-an untuk mewakili kepentingan sektor penjualan langsung di Spanyol, dan sebagai badan akreditasi pinjaman untuk bisnis MLM melalui promosi kebijakan etis, serta melindungi kepentingan mereka yang terlibat dalam perdagangan penjualan langsung.

Sementara menurut CEO QNET, Malou Caluza, bisnis penjualan langsung di Spanyol, diatur undang-undang (UU) yang ketat untuk memberikan perlindungan konsumen sesuai sektor perdagangan dan ritel.