Kriteria dan Syarat Planet yang Bisa Dihuni, Planet Baru Pengganti Bumi

oleh

SURABAYAINSIDE.com –  Saat ini Bumi merupakan satu-satunya planet yang diketahui layak huni. Karena hanya Bumi yang saat ini layak huni dan berpenghuni, para ilmuwan memanfaatkannya sebagai acuan untuk menganalisis dan mencari kemungkinan planet layak huni lain di tata surya.


Mereka melakukan ini dengan mempelajari faktor seperti proses evolusi kimiawi atmosfer Bumi, dampak proses permukaan, dan biologis terhadap lingkungan. Hal ini menjadi alasan mengapa Bumi tetap menjadi sasaran utama penelitian tentang kehidupan di luar tata surya.

Lalu seperti apa planet yang layak huni?

Syarat Planet Layak Huni

Standar untuk menentukan kelayakan hunian suatu planet ditentukan oleh interaksi kompleks antara planet, sistem yang mencakup dirinya, dan bintang yang diorbit.

Menurut para ahli, untuk menopang kehidupan di planet dalam jangka waktu yang lama, air berbentuk cair di permukaan planet harus dapat dikenali dari luar angkasa. Sebagaimana disebutkan oleh SEEC NASA, ketersediaan air ini adalah salah satu faktor yang penting untuk menentukan kelayakan hunian suatu planet.

Syarat kelayakan hunian yang ada sekarang hanyalah berdasarkan pemahaman kita mengenai kehidupan di Bumi saat ini dan masa lalu, dan lingkungan di planet lain. Namun, jika para peneliti menemukan lingkungan baru yang dapat mendukung kehidupan, maka syarat untuk menghuni sebuah planet mungkin akan berubah.

Syarat planet bisa dihuni

1. Planet tersebut harus memiliki gravitasi yang cukup kuat untuk memungkinkan adanya kehidupan.

2. Planet harus memiliki atmosfer yang dapat mempertahankan suhu yang cocok untuk kehidupan.

3. Planet harus memiliki cukup air untuk menstabilkan kondisi iklim dan hidup.

4. Planet harus memiliki sumber energi yang cukup untuk memungkinkan kehidupan.

5. Planet harus memiliki bahan organik yang dapat digunakan untuk membangun makhluk hidup.

Cara Menemukan Planet Layak Huni?

Ilmuwan mencari planet layak huni dengan mencari planet yang serupa dengan Bumi. Mereka memperhatikan ukuran planet untuk melihat apakah sebanding dengan Bumi.

Selain itu, mereka mencari planet yang berjarak pada bintangnya dengan jarak yang sesuai sehingga dapat mendukung adanya air di permukaan planet tersebut.