Nonton Drakor Twelve Episode 4 Sub Indo serta Link dan Spoiler di Disney Plus Bukan LK21: Ogui Bertarung Batin dengan Tae San

Twelve-Instagram-
Nonton Drakor Twelve Episode 4 Sub Indo serta Link dan Spoiler di Disney Plus Bukan LK21: Ogui Bertarung Batin dengan Tae San
Dunia Twelve kembali memanas di episode keempat, di mana lapisan konflik yang lebih dalam terungkap, menggabungkan aksi spektakuler, emosi intens, dan pertarungan antara terang dan kegelapan yang semakin tak terhindarkan. Setelah berhasil menghadapi ancaman roh jahat di episode sebelumnya, Tae San (Ma Dong Seok), Won Seung (Seo In Guk), dan Ma Rok (Sung Dong Il) kini menyadari bahwa apa yang mereka hadapi hanyalah permulaan dari sebuah badai yang lebih besar. Dengan tekad membara dan rasa tanggung jawab yang tinggi, ketiganya memutuskan untuk melacak jejak para roh jahat guna mencegah malapetaka yang lebih luas menghantam dunia manusia.
Namun, perjalanan ini tidak semata-mata soal fisik atau kekuatan supernatural. Bagi Tae San, sosok penuh otot dengan hati yang rapuh, setiap langkah membawa beban emosional yang sangat dalam. Ia bukan hanya berjuang melawan musuh dari dunia lain, tetapi juga melawan bayang-bayang masa lalunya—luka yang tak pernah sembuh akibat pengkhianatan manusia. Meski kini ia memiliki rekan-rekan yang mulai dianggap sebagai keluarga, rasa tidak percaya yang mengakar dalam hatinya terus menggerogoti kedamaian batinnya. Ketegangan ini pun memuncak saat ia mulai berselisih dengan para malaikat yang seharusnya menjadi sekutu.
Para malaikat, yang bertugas menjaga keseimbangan dunia dan melindungi umat manusia, memiliki cara dan prinsip yang berbeda dengan Tae San. Mereka lebih mengedepankan aturan surgawi dan takdir, sementara Tae San lebih percaya pada kebebasan pilihan dan perlindungan langsung terhadap orang-orang yang dicintainya. Perbedaan filosofi ini menciptakan friksi yang tak bisa dihindari, menambah dimensi emosional yang mendalam dalam narasi. Adegan-adegan konfrontasi antara Tae San dan para malaikat disajikan dengan penuh ketegangan, memperlihatkan betapa sulitnya menjaga iman di tengah keraguan dan keputusasaan.
Di sisi lain, ancaman dari dunia kegelapan terus berkembang. Ogui (Park Hyung Sik), makhluk misterius dengan ambisi yang gelap, kini secara terbuka bergabung dengan Pendeta Tinggi Sa Min (Kim Chan Hyung), seorang tokoh religius yang ternyata menyimpan niat jahat di balik topeng kesuciannya. Bersama-sama, mereka merancang sebuah rencana besar untuk menyelimuti dunia manusia dalam kegelapan abadi. Adegan mereka penuh dengan simbolisme religius yang kuat, menampilkan ritual kuno, mantra terlarang, dan upaya untuk membalikkan hukum alam. Kehadiran Sa Min menambah kompleksitas moral dalam cerita—siapa sebenarnya yang layak disebut penyelamat, dan siapa yang menyamar sebagai salah satu dari mereka?
Sementara itu, para karakter pendukung juga tidak tinggal diam. Mir (Lee Joo Bin), Do Ni (Go Kyu Pil), Mal Sook (Ahn Ji Hye), dan Bang Wool (Regina Lei) masing-masing mempersiapkan diri menghadapi pertempuran dengan cara mereka sendiri. Beberapa melatih kemampuan spiritual, yang lain mengumpulkan informasi dari dunia bawah, sementara ada pula yang harus menghadapi trauma masa lalu agar bisa bertahan di medan pertempuran. Karakter-karakter ini, meski tidak selalu berada di garis depan, memberikan warna yang kaya dan menunjukkan bahwa perang melawan kegelapan adalah perjuangan kolektif, bukan hanya milik sang protagonis.
Tidak ketinggalan, Won Seung, Ma Rok, Gang Ji (Kang Mina), dan Jwi Dol (Sung Yoo Bin) menghadapi situasi genting di tengah medan yang dikuasai musuh. Dikepung oleh pasukan roh jahat dan terputus dari bantuan, mereka harus mengandalkan insting, kekompakan, dan sedikit keajaiban untuk bisa bertahan. Adegan pertempuran ini disajikan dengan koreografi yang dinamis dan efek visual yang memukau, memperlihatkan bagaimana setiap karakter menggunakan kekuatan unik mereka untuk melawan arus kehancuran. Tidak hanya fisik, tetapi juga strategi dan pengorbanan yang menjadi kunci dalam setiap pertarungan.
Baca juga: Siapa David Chandra? Pria Asal Medan yang Menyiksa dan Membunuh Kekasihnya Sendiri Lina Kwan