Spesifikasi dan Baterai
Kedua ponsel ditenagai chipset Snapdragon 8 Gen 5 yang sama, dipadukan dengan penyimpanan UFS 4.1 dan RAM 12GB.
Performa mentahnya hampir identik. Gaming berat, multitasking, dan fitur Android 16 berbasis AI berjalan mulus di kedua perangkat.
Namun, OxygenOS 16 di OnePlus 15R terasa lebih bersih dan sedikit lebih optimal untuk kelancaran jangka panjang.
OriginOS 6 di Vivo X300 FE menawarkan lebih banyak kustomisasi visual dan kedalaman fitur.
Vivo juga mendapat keuntungan dari profil termal yang lebih kompak, membuat penggunaan berkelanjutan terasa seimbang.
Daya tahan baterai menjadi keunggulan utama OnePlus 15R. Baterainya yang besar, 7400mAh, dapat bertahan lebih dari sehari dengan penggunaan intensif.
Vivo tetap kuat dengan sel 6500mAh dan menambahkan pengisian kabel 90W serta dukungan pengisian nirkabel 40W.
Pengisian nirkabel dan reverse wireless charging memberi Vivo nuansa flagship yang lebih premium. OnePlus 15R adalah perangkat yang lebih kuat dalam hal ketahanan berkat baterainya yang besar.
Namun, Vivo X300 FE terasa lebih lengkap dengan kecepatan pengisian yang lebih bervariasi dan kenyamanan nirkabel.
Kamera
Vivo X300 FE jelas memprioritaskan fotografi.
Konfigurasi tiga kameranya mencakup sensor utama 50MP, lensa telefoto periskop 50MP dengan zoom optik 3x, dan penyetelan Zeiss.
Foto diperkirakan memiliki detail lebih kuat, pemisahan potret lebih baik, dan kualitas zoom yang lebih flagship.
Dukungan lensa add-on Zeiss semakin memperkuat identitasnya yang berfokus pada kamera. OnePlus menjaga hal lebih sederhana dengan konfigurasi dual-camera: sensor utama 50MP dan kamera ultrawide 8MP.
>>> JBL Rilis Soundgear Clips Edisi Hijau Zamrud dengan Aksen Emas
Foto di siang hari tetap tajam dan cerah, tetapi tidak adanya lensa telefoto membatasi keserbagunaan.