Huawei masih memimpin pasar ponsel lipat China dengan pangsa 60% pada kuartal pertama 2026. Namun, Honor mulai mendekat dengan pertumbuhan signifikan.
Data IDC terbaru yang dibagikan oleh Honor Global CMO Guan Haitao di Weibo menunjukkan Honor menempati posisi kedua dengan 21%.
>>> Xiaomi Luncurkan Kipas Genggam Mijia dengan 100 Level Kecepatan dan Baterai 40 Jam
Gabungan keduanya mencapai 81% pasar ponsel lipat China.
Oppo hanya menguasai 6%, Vivo 5%, dan Xiaomi 4%. Total ketiga merek ini hanya 15%.
Dominasi Huawei dan Pertumbuhan Honor
Dominasi Huawei tidak mengejutkan. Permintaan kuat untuk seri Mate dan Pura, serta ekosistem HarmonyOS, menjadi pendorong utama.
Pada Q3 2025, pangsa Huawei hampir 70%. Kini sedikit turun ke 60%, tetapi masih kokoh di puncak.
Honor menunjukkan kemajuan pesat. Pangsa mereka hampir dua kali lipat dari 11,2% pada Q3 2025 menjadi 21%.
>>> Huawei nova Y74 Resmi Meluncur dengan Baterai 6.620 mAh
Keberhasilan Honor didorong oleh Magic V6 yang tipis dan berspesifikasi tinggi. Perangkat ini menarik perhatian konsumen premium.
Pasar ponsel secara keseluruhan di China tidak secerah segmen lipat. IDC mencatat total pengiriman turun 3,3% year-on-year menjadi sekitar 69 juta unit pada Q1 2026.
Tekanan biaya komponen dan rantai pasok menjadi penyebab penurunan. Namun, ponsel lipat tetap tumbuh berkat inovasi desain dan daya tahan baterai.
Data industri akhir 2025 sudah menunjukkan tren ini. Pengiriman ponsel lipat mencapai 2,63 juta unit pada Q3 2025, naik 17,8% dari tahun sebelumnya.
>>> iPhone Ultra Dikabarkan Punya VC Cooling dan Engsel Logam Cair
Honor merespons peringkat ini dengan unggahan media sosial bertuliskan "Learn from the best". Unggahan itu dianggap sebagai penghormatan kepada Huawei yang terus dikejar.