Di tengah tingginya rasa penasaran publik, sejumlah akun memanfaatkan situasi dengan menawarkan tautan yang diklaim berisi video lengkap. Pengguna internet diminta berhati-hati terhadap tautan semacam itu.
Tautan yang tidak jelas asal-usulnya berpotensi digunakan untuk pencurian data pribadi, penyebaran malware, atau bentuk kejahatan siber lainnya. Risiko tersebut dapat menyebabkan akun pengguna diretas maupun informasi pribadi disalahgunakan.
Masyarakat juga diingatkan untuk tidak menyebarkan tuduhan, tangkapan layar, maupun konten yang belum terbukti kebenarannya. Selain berpotensi merugikan pihak tertentu, tindakan tersebut dapat menimbulkan konsekuensi hukum sesuai peraturan yang berlaku.
Hingga saat ini, belum ada verifikasi yang dapat memastikan kebenaran video yang dikaitkan dengan nama Cut Salwa. Informasi yang beredar masih memerlukan pembuktian berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.