Ternyata! Ini Asal Usul 2 Kota dan 1 Kabupaten di Kalimantan Timur, Termasuk Samarinda

oleh

SURABAYAINSIDE.com – Kalimantan Timur (Kaltim) adalah salah satu provinsi di Pulau Kalimantan. Memiliki luas 127.347 kilometer persegi dan ibu kota Kota Samarinda, Kalimantan Timur mencapai populasi 3,721 juta jiwa pada tahun 2019.


Wilayahnya berbatasan dengan Malaysia, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Sulawesi.

Di wilayah Kalimantan Timur, terdapat tujuh kabupaten dan tiga kota, yaitu Kabupaten Berau, Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Mahakam Ulu, Kabupaten Paser, dan Kabupaten Penajam Paser Utara; serta Kota Balikpapan, Kota Samarinda, dan Kota Bontang.

Artikel ini akan mengulas tentang asal usul dan asal singkatan yang unik dari nama-nama daerah di Kalimantan Timur.

Berikut ini penjelasan lengkap tentang asal dan usul singkatan dari tiga nama daerah di Kalimantan Timur, Kota Balikpapan, Kota Samarinda, dan Kabupaten Breau.

Kota Balikpapan

Berdasarkan buku karya F. Valenijn tahun 1724, ada dua versi mengenai asal usul Kota Balikpapan.

Menurut legenda, Pemerintah Sultan Muhammad Idris dan Kerajaan Kutai memerintah para pemukim di sepanjang Teluk Balikpapan untuk menyumbangkan bahan bangunan berupa 1.000 papan pada tahun 1739.

Papan tersebut kemudian dikirim dengan rakit menuju Kutai Lama untuk digunakan dalam membangun istana baru di sana.

Saat tiba di Kutai Lama, 10 papan hanyut dan mendarat di suatu tempat yang sekarang bernama Jenebora. Dari peristiwa tersebut, nama Balikpapan diberikan berdasarkan bahasa Kutai yakni ‘Baliklah-Papan itu’ yang artinya papan yang kembali tak mau ikut disumbangkan.

Versi lain berdasarkan legenda rakyat dimuat dalam buku 90 Tahun Kota Balikpapan. Legenda ini berasal dari Suku Pasir Balik atau Suku Pasir Kuleng yang bermukim di sepanjang Pantai Teluk Balikpapan.

Mereka berasal dari keturunan kakek nenek bernama ‘Kayun Kuleng dan papan Ayun’. Kampung nelayan itu lantas dinamakan Kuleng Papan yang artinya Balik-Papan.

Penamaan kota Balikpapan sendiri diperkirakan sudah dilakukan sejak tahun 1527.

Kota Samarinda

Ada empat versi asal mula nama Kota Samarinda. Menurut laman kebudayaan.kemendikbud.gi.id, versi pertama berasal dari bahasa Melayu, yakni ‘Sama’ dan ‘Rendah’.

Hal ini didasarkan pada ukuran tinggi rumah-rumah rakit terapung penduduk di Samarinda Seberang. Rumah-rumah ini tidak ada yang lebih tinggi satu sama lain, menggambarkan tata kemasyarakatan yang egaliter.

Versi kedua dari bahasa Banjar yakni ‘Sama’ dan ‘Rendah’, yang didasarkan pada kesamaan ukuran tinggi Sungai Mahakan dengan daratan.

Versi ketiga dari bahasa Sansekerta, yakni ‘Samarindo’ artinya salam sejahtera. Versi keempat dari bahasa Melayu, yakni ‘Samar’ dan ‘Indah’.

Kabupaten Berau

Menurut beraukab.go.id, asal mula Kabupaten Berau berasal dari Kesultanan Breau yang telah berdiri sejak Abad ke-14.

Raja pertama dari Kesultanan Breau adalah Baddit Dipattung yang memiliki gelar Aji Raden Surya Nata Kesuma dan istrinya bernama Baddit Kurindan dengan gelar Aji Permaisuri.

Pusat Kerajaan Breau awalnya berada di Sungai Lati (sekarang menjadi tambang Batu Barat PT Breau Coal). Sebelum menjadi kabupaten, Breau merupakan daerah Istimewa hingga adanya peraturan peralihan UU Darurat 1953.

Tanggal penerbitan UU tersebut ditetapkan sebagai hari jadi Kabupaten Breau. Itulah beberapa asal usul dan singkatan dari dua kota dan satu kabupaten di Kalimantan Timur.

No More Posts Available.

No more pages to load.