Ternyata Ini Kota Tertua di Indonesia! Daftar Kota Tertua Sejak Zaman Sriwijaya, Ada di Sumatera dan Jawa

oleh

SURABAYAINSIDE.com – Menurut Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, jumlah kabupaten dan kota di Indonesia tercatat sebanyak 514. Terdiri dari 416 kabupaten dan 98 kota. Pulau Sumatera memiliki 10 provinsi dengan 120 kabupaten dan 43 kota. Pulau Jawa memiliki 85 kabupaten dan 34 kota.


Lalu mana kota tertua yang ada di Indonesia?

Dari sekian banyak kota itu, terdapat beberapa kota tertua yang tersebar di Pulau Sumatera dan Jawa, di antaranya adalah;

Palembang, Sumatera Selatan

Berdasarkan prasasti Sriwijaya atau prasasti Kedukan Bukit, Palembang merupakan kota tertua di Indonesia yang berusia 1.337 tahun, bertanggal 16 Juni 683 Masehi.

Kota ini didirikan oleh penguasa kerajaan Sriwijaya, dan sebagian besar wilayahnya dikelilingi oleh air. Menurut data statistik tahun 1990, sekitar 52,24% tanahnya tergenang air.

Pa-lembang adalah nama Melayu yang artinya suatu tempat yang digenangi air, kata Pa atau Pe dalam Melayu menunjukkan tempat atau keadaan, dan lembang berarti tanah yang rendah, atau lembah yang terendam air.

Salatiga, Jawa Tengah

Berdasarkan beberapa sumber, asal-usul kota Salatiga bisa ditelusuri melalui prasasti Plumpungan.

Tanggal 24 Juli 750 Masehi, prasasti ini dikukuhkan dan dijadikan hari jadi Salatiga yang membuatnya menjadi salah satu kota tertua di Indonesia.

Prasasti tertulis di batu besar berukuran 170 cm x 160 cm dan terletak di dukuh Plumpungan, Kauman Kidul, Sidorejo.

Prasasti ini menjelaskan hukum status tanah suatu daerah yang dikenal dengan perdikan. Perdikan berarti pemberian kelonggaran pajak atau upeti karena desa tersebut telah berjasa pada seorang raja.

Kediri, Jawa Timur

Berdasarkan prasasti Kwak pada tanggal 27 Juli 879 Masehi, Kota Kediri merupakan salah satu kota tertua di Indonesia yang berada di urutan ketiga.

Prasasti ini ditetapkan oleh Rakai Kayuwangi sebagai daerah perdikan. Kota Kediri diperkirakan telah berusia 1.142 tahun.

Kota Magelang, Jawa Tengah

Pada tanggal 11 April 907 Masehi, Raja Dyah Balitung menetapkan Kota Magelang sebagai daerah istimewa dengan Prasasti Mantyasih, sehingga menjadi hari jadi kota tersebut.

Asal usul Magelang berasal dari orang-orang Keling (Kalingga) yang datang ke Jawa.

Mereka memakai hiasan gelang di hidung, sehingga jika diterjemahkan Kota Magelang berarti “daerah yang didatangi orang-orang memakai gelang”. Dengan begitu, Kota Magelang menjadi salah satu kota tertua di Indonesia.