Tips Menyembelih Hewan Kurban yang Tepat Saat Pandemi




SURABAYAINSIDE.com – Skenario pandemi saat ini, di mana kasus Covid-19 terus meningkat, mengharuskan ibadah qurban dilakukan dengan sangat hati-hati. Perlu diingat bahwa pembunuhan besar-besaran terhadap hewan kurban tidak mungkin lagi dilakukan. Untuk itu, Fakultas Peternakan memberikan cara penyembelihan hewan kurban yang halal melalui Halal Research Center dengan tetap mengacu pada standar kesehatan Covid-19.

Nanung Danar Dono, Direktur Pusat Penelitian Halal Fakultas Peternakan UGM dan Guru Besar Fakultas Peternakan UGM, mengatakan berbagai upaya dapat dilakukan untuk meminimalisir kepadatan saat penyembelihan hewan kurban. Untuk memulai, membatasi atau menghilangkan partisipasi komite pengorbanan. Pengurus takmir masjid memiliki kekuasaan untuk menentukan jumlah panitia.

Kedua, membatasi atau menghilangkan penyembelihan hewan di tempat. Hewan kurban yang tidak dapat disembelih di masjid dapat dipindahkan ke lembaga AMIL yang terpercaya untuk didistribusikan ke daerah atau negara lain yang lebih membutuhkan.

- Advertisement tr -

Ketiga, membagi waktu penyembelihan menjadi tiga atau empat hari. Pada Hari Tasyrik, panitia boleh menyembelih. Keempat, bagi lokasi pembunuhan menjadi tiga atau empat lokasi. Lokasi penyembelihan dapat diklasifikasikan menurut wilayah RT-nya.

“Selain itu, panitia kurban harus menyediakan air dan sabun atau hand sanitizer yang cukup. Anak-anak, orang tua (di atas 50 tahun), dan mereka yang sakit tidak boleh melakukan pemotongan hewan,” katanya, seperti dikutip dari situs resmi UGM.




TERKINI

PILIHAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here