Rating TV Nasional Hari ini 3 Februari 2026: Indosiar dan SCTV Kuasai Layar Kaca, Sinetron dan Liga 1 Jadi Primadona Pemirsa
Merangkai kisah indah-Instagram-
Rating TV Nasional Hari ini 3 Februari 2026: Indosiar dan SCTV Kuasai Layar Kaca, Sinetron dan Liga 1 Jadi Primadona Pemirsa
Di tengah gempuran platform digital dan layanan streaming yang kian masif, televisi nasional ternyata masih kokoh mempertahankan relevansinya di hati pemirsa Indonesia. Data terbaru perolehan rating mingguan membuktikan bahwa kombinasi olahraga spektakuler dan sinetron dengan narasi emosional mendalam tetap menjadi magnet utama yang mampu menyedot perhatian jutaan penonton setiap harinya. Dua stasiun—Indosiar dan SCTV—kembali menancapkan dominasinya dengan strategi konten yang terbukti ampuh menembus hiruk-pikuk persaingan media modern.
Liga 1 Jadi Raja Rating: Persebaya vs Dewa United Puncaki Daftar
Pertandingan BRI Liga 1 kembali membuktikan daya tariknya sebagai tontonan wajib bagi pecinta sepak bola Tanah Air. Laga sengit antara Persebaya Surabaya menghadapi Dewa United yang disiarkan langsung Indosiar sukses merebut posisi puncak dengan rating tertinggi secara nasional. Pertarungan di Stadion Gelora Bung Tomo tidak hanya menyuguhkan aksi teknis di lapangan hijau, tetapi juga menghadirkan atmosfer elektrik khas suporter setia Bonek yang turut menjadi daya pikat tersendiri bagi penonton di rumah.
Menariknya, keberhasilan Indosiar tidak berhenti pada satu laga saja. Stasiun yang dikenal sebagai "rumahnya sepak bola Indonesia" ini mampu menempatkan tiga program dalam jajaran sepuluh besar rating nasional. Selain laga Persebaya versus Dewa United di peringkat pertama, sinetron religi Merangkai Kisah Indah berhasil mengukuhkan posisi di urutan kedua—membuktikan bahwa strategi dualisme konten olahraga dan hiburan keluarga masih menjadi formula jitu menjangkau beragam segmen pemirsa. Sementara itu, laga BRI Liga 1 lainnya antara Borneo FC melawan PSIM Yogyakarta juga masuk dalam daftar dengan menempati peringkat kedelapan.
Konsistensi Indosiar: Menggabungkan Gairah Sepak Bola dan Sentuhan Religi
Keberhasilan Indosiar dalam mempertahankan dominasi rating tidak lepas dari pemahaman mendalam terhadap karakter penonton Indonesia. Di satu sisi, gairah terhadap sepak bola lokal—terutama Liga 1—masih sangat kuat di kalangan masyarakat perkotaan hingga pedesaan. Di sisi lain, kebutuhan akan tontonan yang menenangkan jiwa melalui sinetron bernuansa religi dan keluarga tetap diminati, terutama di jam-jam tayang malam hari.
"Indosiar berhasil membaca denyut nadi penonton dengan presisi," ujar seorang pengamat media dari Jakarta, dalam wawancara terpisah. "Mereka tidak hanya mengandalkan satu jenis konten, tetapi menciptakan ekosistem tayangan yang saling melengkapi—dari adrenalin laga sepak bola hingga ketenangan spiritual dalam sinetron religi. Inilah yang membuat mereka konsisten di puncak rating."
SCTV Pertahankan Tahta Sinetron: Drama Keluarga Masih Relevan di Era Digital
Sementara itu, SCTV membuktikan bahwa sinetron—format yang sempat diprediksi akan mati suri di era digital—masih memiliki daya tarik luar biasa. Empat judul sinetron andalan SCTV berhasil menembus sepuluh besar rating nasional, menunjukkan bahwa cerita-cerita bertema cinta, konflik keluarga, dan dinamika generasi muda masih menyentuh relung hati pemirsa.
Cinta Sedalam Rindu yang menempati peringkat ketiga menjadi bukti nyata bahwa narasi romansa klasik dengan bumbu konflik rumit tetap diminati. Di posisi keempat, Beri Cinta Waktu menghadirkan perspektif baru tentang kesabaran dalam menjalani hubungan, sementara Jejak Duka Diandra di urutan keenam menyuguhkan drama keluarga dengan lapisan emosi yang dalam. Tidak ketinggalan, Asmara Gen Z di peringkat ketujuh membuktikan bahwa SCTV mampu beradaptasi dengan selera generasi muda tanpa kehilangan jati diri sebagai rumahnya sinetron berkualitas.
Yang menarik, keberhasilan sinetron-sinetron ini terjadi di tengah maraknya tayangan Korea, film Hollywood, dan konten TikTok yang mendominasi waktu layar generasi muda. Hal ini mengindikasikan bahwa ketika dikemas dengan produksi matang, akting natural, dan alur cerita yang tidak bertele-tele, sinetron lokal masih mampu bersaing bahkan mengungguli konten impor.
Trans 7: Kekuatan pada Keberagaman Format Hiburan
Di luar dominasi Indosiar dan SCTV, Trans 7 membuktikan bahwa keberagaman format acara menjadi senjata ampuh untuk merebut hati pemirsa. Stasiun ini berhasil mengamankan tiga slot dalam daftar sepuluh besar melalui pendekatan yang berbeda—tidak mengandalkan sinetron panjang atau siaran olahraga, melainkan talk show ringan dan program interaktif yang mengundang partisipasi aktif penonton.
Arisan, program hiburan yang menggabungkan unsur komedi dan kejutan hadiah, menempati peringkat kelima—menjadi bukti bahwa konsep sederhana dengan eksekusi kreatif masih diminati. Sementara itu, P.O.V Pasti Obrolan Viral di posisi kesembilan menunjukkan kepekaan Trans 7 terhadap tren media sosial yang kemudian diadaptasi menjadi diskusi ringan nan menghibur. Di urutan kesepuluh, Secret Story menawarkan sensasi misteri dan pengungkapan rahasia yang memicu rasa penasaran penonton hingga akhir episode.