Rating Televisi Pekan In 10 Februari 2026: SCTV Kuasai Puncak, Sinetron Religi dan Cinta Jadi Primadona Pemirsa Indonesia
By:
Maria Renata |
Selasa
10-02-2026 /
12:51 WIB
Asmara gen z-Instagram-
Persaingan industri pertelevisian Tanah Air kembali memperlihatkan peta kekuatan yang menarik pada pekan ini. Berdasarkan data pemeringkatan terbaru, SCTV tampil dominan dengan menguasai empat dari lima besar program dengan rating tertinggi nasional. Fenomena ini menggarisbawahi ketangguhan konten sinetron bergenre religi dan percintaan dalam merebut hati jutaan pemirsa di seluruh Indonesia.
Istiqomah Cinta Kokoh di Puncak: Sinetron Religi yang Menyentuh Relung Hati
Posisi teratas diraih oleh Istiqomah Cinta yang ditayangkan SCTV. Serial religi yang menggabungkan nilai-nilai spiritual dengan kisah percintaan ini berhasil menyentuh relung hati penonton lintas generasi. Alur cerita yang mengalir natural, akting para pemain yang autentik, serta pesan moral yang tersirat tanpa menggurui menjadi kunci kesuksesannya.
"Istiqomah Cinta hadir tidak sekadar sebagai tontonan hiburan, melainkan sebagai refleksi kehidupan sehari-hari yang sarat makna," ujar Dian Paramita, pengamat media dari Universitas Indonesia, dalam wawancara terpisah. "Penonton merasa tercermin dalam konflik yang dihadirkan, sekaligus mendapatkan ketenangan melalui pesan-pesan keimanan yang disampaikan dengan elegan."
Program yang tayang pada jam prime time ini konsisten meraih rating di atas 4.5 sepanjang pekan, menjadikannya magnet utama bagi pengiklan dan brand ternama yang ingin menjangkau keluarga Indonesia.
INDOSIAR dan TRANS 7 Tunjukkan Ketangguhan di Segmen Berbeda
Tidak hanya SCTV yang bersinar. INDOSIAR membuktikan kekuatannya di posisi kedua melalui Merangkai Kisah Indah, sinetron keluarga yang mengangkat dinamika hubungan antar generasi dengan sentuhan humor segar. Sementara itu, Jejak Duka Diandra di posisi ketiga menawarkan narasi drama intens yang menggambarkan perjuangan seorang wanita menghadapi ujian hidup.
Di luar dominasi sinetron, TRANS 7 membuktikan bahwa program non-fiksi tetap memiliki daya tarik kuat. Arisan, reality show yang menghadirkan interaksi spontan antar selebriti, menutup lima besar dengan format yang ringan namun penuh kejutan. Sementara Lapor Pak! di peringkat kedelapan konsisten menjadi rujukan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi terkait pelayanan publik.
Indonesian Idol dan Olahraga Pertahankan Relevansi di Era Digital
Menariknya, di tengah gempuran konten digital, program musik legendaris Indonesian Idol di RCTI masih mampu bertahan di peringkat keenam. Ajang pencarian bakat ini berhasil beradaptasi dengan tren media sosial, di mana setiap penampilan kontestan langsung menjadi viral di TikTok dan Instagram.
Sementara itu, kehadiran siaran olahraga Laga BRI Liga 1 PSIM vs PERSIS di posisi kesepuluh membuktikan bahwa sepak bola lokal tetap memiliki basis penonton yang setia. Rivalitas dua klub bersejarah ini tidak hanya menarik pendukung dari Yogyakarta dan Solo, tetapi juga memikat penonton nasional yang rindu akan atmosfer derby yang penuh gairah.
Analisis Tren: Mengapa Sinetron Masih Berjaya?
Data pemeringkatan pekan ini mengungkap pola menarik dalam preferensi pemirsa televisi Indonesia. Setidaknya tiga faktor utama menjelaskan dominasi sinetron:
Pertama, kehadiran cerita yang relatable. Sinetron seperti Istiqomah Cinta dan Beri Cinta Waktu mengangkat konflik sehari-hari—perselingkuhan, konflik mertua-menantu, perjuangan ekonomi—yang mudah diidentifikasi penonton.
Kedua, konsistensi jadwal tayang. Dengan menayangkan episode baru setiap hari pada jam makan malam, stasiun televisi berhasil menciptakan ritual menonton yang menjadi bagian dari rutinitas keluarga Indonesia.
Ketiga, integrasi dengan media sosial. Para pemain sinetron aktif berinteraksi dengan penggemar melalui Instagram Live dan TikTok, sehingga memperkuat keterikatan emosional antara karakter fiksi dan penonton nyata.
Tantangan di Balik Popularitas
Namun, dominasi sinetron juga menuai kritik. Beberapa pengamat menilai terlalu banyaknya konten drama percintaan berpotensi membatasi keragaman tayangan edukatif. "Kami tidak menolak sinetron, tetapi industri perlu menyeimbangkan antara hiburan dan konten yang memperkaya pengetahuan publik," tambah Dian Paramita.
Di sisi lain, stasiun televisi membela diri dengan argumen ekonomi. "Rating adalah bahasa bisnis pertelevisian. Program dengan rating tinggi memungkinkan kami mempertahankan lapangan kerja bagi ribuan kru produksi dan talenta kreatif," jelas perwakilan SCTV yang enggan disebutkan namanya.
Proyeksi Masa Depan Industri Pertelevisian
Memasuki pertengahan 2026, persaingan antar stasiun diprediksi semakin ketat seiring dengan maraknya kolaborasi lintas platform. Beberapa stasiun telah mulai mengembangkan strategi omnichannel—menayangkan episode eksklusif di aplikasi streaming sambil mempertahankan siaran linear untuk menjangkau penonton tradisional.
Yang pasti, data rating pekan ini menjadi cermin bahwa televisi konvensional belum kehilangan pesonanya. Dengan kemampuan beradaptasi dan memahami denyut nadi masyarakat, layar kaca tetap menjadi saksi bisu kisah cinta, duka, dan kegembiraan jutaan keluarga Indonesia setiap harinya.
Bagi pemirsa, pilihan program yang beragam—dari sinetron religi hingga siaran olahraga—menawarkan kebebasan untuk memilih tontonan yang sesuai dengan selera dan nilai yang dianut. Dan bagi industri, tantangannya jelas: terus berinovasi tanpa kehilangan jati diri sebagai media pemersatu bangsa yang menghibur sekaligus mencerdaskan.
Editor:
Maria Renata
TAG:
Sumber:
Berita Lainnya
Terpopuler
Cara Urus NIB UMKM Untuk Pendaftaran Pangkalan Elpiji 3kg, Kebijakan Baru Penjualan LPG 3 Kilogram
- UPDATE Lowongan Kerja Terbaru Jawa Timur Januari 2025, Siapkan CV dan Persyaratan
- Daftar Nama Korban Kecelakaan Bus Rombongan Sekolah dari Bali di Kota Batu: Salah Satunya Ada Balita
- Lockheed Martin bantah rumor pembatalan kontrak Jet Tempur F-35: Itu adalah berita palsu
- Mengulas Mitos Kematian di Hari Selasa Kliwon Lewat Film Almarhum Dibintangi Ratu Sofya dan Rukman Rosadi Tayang 9 Januari 2025
Fokus
- UPDATE Lowongan Kerja Terbaru Jawa Timur Januari 2025, Siapkan CV dan Persyaratan
- Daftar Nama Korban Kecelakaan Bus Rombongan Sekolah dari Bali di Kota Batu: Salah Satunya Ada Balita
- Lockheed Martin bantah rumor pembatalan kontrak Jet Tempur F-35: Itu adalah berita palsu
- Mengulas Mitos Kematian di Hari Selasa Kliwon Lewat Film Almarhum Dibintangi Ratu Sofya dan Rukman Rosadi Tayang 9 Januari 2025