PSIM Yogyakarta memaksa Madura United melanjutkan perjuangan menghindari degradasi hingga pekan pemungkas Super League 2025/2026.
Laskar Mataram membekuk tamunya dengan skor 2-1 dalam laga pekan ke-33 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (17/5).
Kekalahan ini membuat Madura United gagal menambah raihan 32 poin yang mereka miliki di urutan ke-15 klasemen sementara.
Jarak aman mereka dari zona degradasi hanya satu poin, karena Persis Solo (31) memetik kemenangan 1-0 atas Dewa United pada Sabtu (16/5).
Akibatnya, Madura United harus mempertaruhkan nasib saat melakoni laga pekan pemungkas menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (23/5) pekan depan.
Laskar Sapeh Kerrab wajib menang jika ingin bertahan di kasta tertinggi musim depan, tanpa terpengaruh hasil lawatan Persis ke kandang Persita Tangerang.
Jalannya Pertandingan
Tampil di hadapan publik sendiri, PSIM bermain agresif sejak awal. Mereka mendominasi lini tengah untuk menyulitkan tim tamu mengembangkan permainan.
PSIM mampu membuka keunggulan pada menit ke-18. Ezequiel Vidal memanfaatkan umpan matang kiriman Riyatno Abiyoso untuk menjebol gawang Madura United.
Gol itu memantik kepercayaan diri tim besutan Jean-Paul van Gastel.
Mereka terus melancarkan tekanan hingga berhasil menggandakan keunggulan lewat sepakan kaki kiri Muhammad Iqbal pada menit ke-34, menyelesaikan bola dari Yusaku Yamadera.
Ketertinggalan dua gol membuat Madura berusaha memberikan perlawanan lebih keras. Namun, mereka tak mampu menembus lini pertahanan PSIM hingga babak pertama berakhir.
Upaya Madura baru membuahkan hasil pada menit ke-62.
Junior Brandao memecahkan kebuntuan timnya dengan tembakan kaki kanan setelah menerima umpan kiriman Fransiskus Alesandro, memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Madura berusaha terus menekan demi mencari gol penyeimbang. Sebaliknya, PSIM berupaya mempertahankan keunggulan, membuat pertandingan kian sengit.
Gelandang tuan rumah Donny Warmerdam harus meninggalkan lapangan pada menit ke-86 karena menerima kartu kuning kedua dari wasit Firdavs Norsafarov.
Madura berusaha memanfaatkan keuntungan jumlah pemain, tetapi sisa waktu terlalu singkat bagi anak asuh Rakhmat Basuki untuk mencari gol kedua.
Skor 2-1 bagi PSIM tak berubah hingga peluit tanda laga usai berbunyi.
Bagi PSIM, kemenangan ini belum cukup mengubah posisi mereka di urutan ke-11 klasemen, tetapi Laskar Mataram kini mengumpulkan poin yang sama, 45, dengan dua tim di atasnya yakni Arema FC dan Persita.
PSIM Yogyakarta memaksa Madura United melanjutkan perjuangan menghindari ancaman degradasi hingga pekan pemungkas Super League 2025/2026, setelah membekuk tamunya itu dengan skor 2-1 dalam laga pekan ke-33 di Stadion Sultan Agung, Bantul, DI Yogyakarta, Minggu.