unique visitors counter
⌂ Beranda › IPTEK › Apple Bikin Heboh dengan MacBook Neo Murah, Begini Respons Acer Indonesia
IPTEK

Apple Bikin Heboh dengan MacBook Neo Murah, Begini Respons Acer Indonesia

Apple MacBook Neo laptop baru
Consumer and Gaming Notebook Product Manager Acer Indonesia, Matius Tirtawirya dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (21/5/2026). [
A A Ukuran Teks16px

Apple resmi meluncurkan MacBook Neo di Indonesia pada Jumat, 22 Mei 2026. Laptop ini dibanderol sekitar Rp10 jutaan, jauh lebih murah dibanding lini MacBook sebelumnya.

Kehadiran MacBook Neo langsung menarik perhatian industri laptop nasional. Produk ini dinilai berpotensi memanaskan persaingan di segmen kelas menengah premium yang selama ini didominasi perangkat Windows.

Menanggapi hal tersebut, Consumer and Gaming Notebook Product Manager Acer Indonesia, Matius Tirtawirya, menyatakan pihaknya masih memantau respons pasar.

“Kita akan memonitor di situ.

Ketika nanti hasilnya bagus atau tidak, pastinya Acer akan melihat apakah Acer akan membuat yang sama di range harga seperti itu, atau seperti apa,” ujarnya dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Menurut Matius, persaingan laptop tidak hanya ditentukan oleh harga murah. Pengalaman pengguna secara keseluruhan juga menjadi faktor penting.

“Karena yang pasti yang kita lihat adalah pengalaman pengguna,” tegas pria yang akrab disapa Mas Jon itu.

Ia menambahkan, Acer tetap fokus menghadirkan perangkat dengan kualitas optimal. Mulai dari performa hingga kesesuaian dengan kebutuhan konsumen.

“Ketika di range harga seperti itu, dengan spesifikasi seperti itu kurang memuaskan mungkin kita tidak akan mengeluarkan solusi serupa, tapi poin utamanya adalah pengalaman pengguna,” katanya.

MacBook Neo membawa citra laptop premium khas Apple dengan harga lebih terjangkau.

Jika harga Rp10 jutaan tersebut benar, konsumen Indonesia kini memiliki lebih banyak pilihan laptop premium di kelas harga menengah.

Masuknya MacBook Neo diperkirakan akan memanaskan persaingan pasar laptop Indonesia.

Khususnya di segmen produktivitas dan laptop premium terjangkau yang selama ini didominasi brand Windows seperti Acer, ASUS, HP, hingga Lenovo.

Ia menegaskan bahwa Acer akan memutuskan langkah strategis setelah melihat hasil respons pasar terhadap MacBook Neo.

"Ketika nanti hasilnya bagus atau tidak, pastinya Acer akan melihat apakah Acer akan membuat yang sama di range harga seperti itu, atau seperti apa," ujarnya.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru