unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › 4 Produk Apple Bekas yang Sebaiknya Dihindari, Ini Alasannya
Hiburan

4 Produk Apple Bekas yang Sebaiknya Dihindari, Ini Alasannya

Koleksi produk Apple bekas yang sebaiknya dihindari
4 Produk Apple Bekas yang Sebaiknya Dihindari, Ini Alasannya
A A Ukuran Teks16px

Apple dikenal sebagai merek teknologi premium dengan desain elegan dan ekosistem yang rapi. Banyak orang tergoda membeli produk Apple bekas untuk menghemat biaya.

Namun, tidak semua barang bekas layak dibeli.

Harga murah di awal bisa berubah menjadi pengeluaran besar di kemudian hari. Berikut empat produk Apple bekas yang sebaiknya Anda hindari.

1. AirPods Bekas

AirPods adalah earbud nirkabel populer dengan integrasi mulus ke perangkat Apple. Namun, membeli versi bekas memiliki risiko besar pada baterai.

Apple tidak menyediakan fitur untuk mengecek kesehatan baterai AirPods secara detail. Pembeli sulit mengetahui apakah daya tahannya masih prima.

Jika baterai soak, biaya penggantian bisa mencapai ratusan ribu rupiah per earbud, mendekati harga unit baru promo.

2. Apple Watch Bekas

Apple Watch dipakai sepanjang hari, sehingga rentan terhadap benturan dan goresan. Selain kondisi fisik, baterai menjadi masalah utama.

Bahkan Apple Watch baru perlu diisi setiap hari. Pada unit bekas, penurunan performa baterai lebih cepat.

Biaya ganti baterai melalui layanan resmi bisa mencapai sekitar Rp1,5 juta, membuat total pengeluaran membengkak.

3. Apple Pencil Bekas

Apple Pencil banyak digunakan untuk menggambar dan mencatat di iPad. Namun, perangkat ini tidak dirancang untuk mudah diperbaiki.

Jika baterai tanam melemah atau sensor internal bermasalah, peluang memperbaikinya sangat kecil. Apple Pencil bekas bisa berubah menjadi barang tak terpakai.

Membeli baru dengan garansi resmi lebih aman.

4. MacBook Berbasis Intel Bekas

MacBook dengan prosesor Intel kini mulai ditinggalkan Apple. Performa dan efisiensi dayanya kalah dibandingkan chip M-series.

Membeli MacBook Intel bekas berarti mendapatkan teknologi yang sudah usang. Dukungan software dari Apple juga akan berkurang seiring waktu.

Investasi pada MacBook Intel bekas kurang bijak.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru