Samsung mengumumkan kemitraan dengan Alcedis, sebuah organisasi riset klinis digital, untuk menghubungkan data kesehatan dari perangkat wearable dengan penelitian medis.
Dalam kerja sama ini, Samsung akan menyediakan data kesehatan yang dikumpulkan dari perangkat wearable-nya.
Alcedis bertugas mengumpulkan, menganalisis, dan menerjemahkan data biometrik menjadi bukti yang bermakna untuk riset farmasi atau klinis lainnya.
Langkah ini dinilai masuk akal karena perangkat wearable sudah banyak digunakan masyarakat. Perangkat ini menjadi cara yang hemat biaya untuk mengumpulkan data kesehatan nyata secara berkelanjutan.
Tantangannya, tidak banyak pihak yang mampu menerjemahkan data wearable menjadi bukti klinis yang berarti. Di sinilah peran Alcedis menjadi krusial.
Kedua perusahaan akan mengumpulkan pengukuran yang tervalidasi secara klinis dari analisis impedansi bioelektrik (BIA) dan aktivitas elektrodermal (EDA).
Perangkat wearable Samsung juga mampu mengumpulkan data untuk sleep apnea obstruktif (OSA) dan fibrilasi atrium (AFib).
