Pasukan Revolusi Iran (IRGC) pada Sabtu mengklaim telah menargetkan posisi militer Amerika Serikat di kawasan tersebut.
Tindakan ini disebut sebagai balasan atas serangan terbaru AS terhadap Iran.
Namun, IRGC tidak memberikan rincian mengenai posisi AS mana yang menjadi sasaran.
Pernyataan IRGC itu muncul setelah kantor berita semi-resmi ISNA memuat pernyataan yang menyebut respons terhadap serangan AS akan "cepat dan tegas", sebelum kemudian menghapus pernyataan tersebut.
Sebelumnya, pada Rabu, IRGC mengatakan telah melancarkan serangan terhadap pangkalan AS di Yordania dan 21 target lain di Teluk sebagai pembalasan atas serangan AS di sekitar Selat Hormuz.