Pakar rantai pasokan Apple, Ming-Chi Kuo, merilis analisis terbaru yang menyebut iPhone Ultra, smartphone lipat pertama Apple, kemungkinan besar tidak akan tersedia secara luas saat diumumkan pada September 2026.
Alih-alih langsung bisa dipesan, perangkat ini diprediksi mengikuti strategi yang sama dengan iPhone X pada 2017: diumumkan bersama model lain, tetapi baru bisa dipesan berpekan-pekan kemudian karena pasokan sangat terbatas.
Pasokan Hanya 1 Juta Unit di Kuartal Ketiga 2026
Menurut laporan Kuo, Apple hanya akan memiliki 500.000 hingga 1 juta unit iPhone Ultra pada kuartal ketiga 2026.
Jumlah itu sangat kecil dibandingkan basis pengguna aktif Apple yang mencapai 1,4 miliar orang global.
Dengan permintaan yang diproyeksikan meledak, perangkat ini bisa habis dalam hitungan menit begitu pre-order dibuka. Waktu tunggu pengiriman diperkirakan membengkak menjadi 4–6 minggu atau lebih.
Mengulang Strategi iPhone X 2017
Pada 12 September 2017, Apple mengumumkan iPhone 8 dan iPhone X secara bersamaan. Namun, hanya iPhone 8 yang bisa dipesan tiga hari setelahnya.
iPhone X baru dibuka pre-ordernya pada 27 Oktober 2017, lebih dari 6 minggu setelah pengumuman, karena tantangan produksi layar OLED dan sistem Face ID.
Kini, pola yang sama tampaknya akan diulang untuk iPhone Ultra.
Perangkat ini rencananya akan diumumkan pada 8 atau 9 September 2026 dalam acara yang dipimpin oleh John Ternus, CEO Apple pertama yang menggantikan Tim Cook.
"Apple kemungkinan besar tidak akan membuka pre-order iPhone Ultra hingga kuartal keempat 2026," tulis Kuo dalam laporannya.
Ia menegaskan bahwa ini bukan strategi pemasaran biasa, melainkan keharusan teknis akibat kompleksitas manufaktur perangkat lipat.
Perbandingan dengan iPhone X dan iPhone 18 Pro
Kuo memperkirakan total pengiriman iPhone lipat pada paruh kedua 2026 hanya sekitar 7–8 juta unit.
Sebagai perbandingan, iPhone X terjual 30 juta unit dalam enam bulan pertama (H2 2017), sementara iPhone 18 Pro (non-lipat) diproyeksikan terjual 20–22 juta unit pada periode yang sama.
Artinya, pasokan iPhone Ultra kurang dari seperempat dari iPhone X generasi pertama, padahal ekspektasi pasar jauh lebih tinggi.
Calon pembeli disarankan bersiap jika ingin mendapatkan perangkat ini tanpa harus membayar markup di pasar sekunder.