Strategy Inc., perusahaan milik Michael Saylor, mengumpulkan sekitar US$467 juta (setara Rp8,44 triliun) melalui penjualan saham biasa.
Langkah ini meningkatkan cadangan kas perusahaan menjadi US$3 miliar (setara Rp54,27 triliun).
Sementara itu, Strategy memutuskan untuk tidak melakukan pembelian atau penjualan Bitcoin dalam periode tersebut.
Penerbitan Saham sebagai Sumber Pendanaan Utama
Berdasarkan dokumen pengajuan pada Senin, Strategy tidak melakukan transaksi Bitcoin selama tujuh hari yang berakhir pada 12 Juli.
Perusahaan justru mengisi kembali cadangan kas melalui penerbitan saham biasa.
Hal ini menegaskan bahwa saham biasa tetap menjadi sumber pendanaan utama meskipun Strategy telah memperluas perangkat penggalangan modalnya.
Sebelumnya, perusahaan melakukan perombakan model pembiayaan yang mendasari strategi Bitcoin-nya.
Perombakan itu memberikan fleksibilitas lebih luas kepada manajemen untuk menjual Bitcoin, membeli kembali sekuritas, dan menjaga likuiditas.
Namun, saham preferen Strategy masih diperdagangkan di bawah level yang membuat penerbitan baru menarik.
Kondisi ini membatasi salah satu saluran pendanaan utama yang diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada ekuitas biasa.