Konten Korea mendominasi tayangan non-Inggris di Netflix secara global pada paruh pertama tahun ini. Hal itu terungkap dalam laporan "What We Watched" yang dirilis Netflix pekan lalu.
Laporan tersebut mencatat bahwa judul non-Inggris menyumbang lebih dari sepertiga total penayangan di platform antara Januari hingga Juni.
Dari jumlah itu, konten Korea menjadi yang teratas.
Seri orisinal Netflix "Teach You a Lesson" yang tayang perdana pada 5 Juni lalu mencatat 48,2 juta views hanya dalam satu bulan.
Angka itu dihitung dari total jam tayang dibagi durasi setiap judul.
Pencapaian tersebut menempatkannya di peringkat keenam global untuk semua judul TV, tidak termasuk film, pada semester I.
"Teach You a Lesson" juga menjadi seri non-Inggris dengan peringkat tertinggi di daftar itu.
Kesuksesan ini memicu perbandingan dengan "Squid Game".
Media hiburan AS Deadline menyebut Netflix kembali memiliki drama Korea hits dan memprediksi seri ini bisa menjadi judul Korea terpopuler kedua setelah "Squid Game" jika momentumnya berlanjut.
Seri orisinal Netflix Korea lainnya juga mencatat hasil solid. "Can This Love Be Translated?"
meraih 28,6 juta views, sementara "The Art of Sarah" mencatat 25,8 juta views.
Konten Lisensi dan Kemitraan
Yang menonjol adalah kinerja kuat konten berlisensi yang hak kekayaan intelektualnya dimiliki oleh stasiun penyiaran dan studio Korea.
Drama SBS "My Royal Nemesis" mencatat 15,7 juta views, sedangkan "Sold Out On You" meraih 12,4 juta views.
Drama yang sedang tayang, "Agent Kim Reactivated", juga menunjukkan momentum luar biasa.
Seri ini menarik 10,7 juta views hanya dalam empat hari setelah tayang perdana pada 26 Juni, meskipun debut mendekati akhir periode pelaporan.
Hasil ini menunjukkan bahwa kemitraan antara penyiar Korea dan platform streaming global memberikan manfaat timbal balik.
Hal ini meredakan kekhawatiran sebelumnya bahwa produsen konten domestik bisa direduksi menjadi subkontraktor untuk layanan OTT global.
Kim Heon-sik, kritikus budaya pop, mengatakan penyiar Korea memperluas jangkauan ke pasar non-Inggris yang memiliki kesamaan budaya dengan Korea.
Sementara itu, Netflix diuntungkan oleh permintaan pemirsa yang semakin beragam pasca pandemi COVID-19.
"Kesuksesan 'Agent Kim Reactivated' dan 'My Royal Nemesis' menunjukkan bahwa konten yang dianggap segar dan menarik di Korea dapat langsung beresonansi dengan audiens global," ujarnya.
Kategori Film
Di kategori film, Netflix orisinal "KPop Demon Hunters" yang dirilis tahun lalu menempati peringkat keempat global dengan 130,4 juta views.
Sementara itu, film orisinal Korea yang dirilis tahun ini, "The Great Flood", menarik 27,5 juta views dan "Husbands in Action" mencatat 12,6 juta views.
Netflix juga terus berperan sebagai platform distribusi internasional utama untuk film yang awalnya dirilis di bioskop.
Judul seperti "Humint" (22,8 juta views) dan "Even If This Love Disappears Tonight" (20,7 juta views) berhasil menjangkau audiens global yang luas.