unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Kuasa Hukum Sarwendah Siap Beberkan Rekam Medis Ruben Onsu di Sidang
Hiburan

Kuasa Hukum Sarwendah Siap Beberkan Rekam Medis Ruben Onsu di Sidang

Kuasa hukum Sarwendah di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
Kuasa Hukum Sarwendah Siap Beberkan Rekam Medis Ruben Onsu di Sidang
A A Ukuran Teks16px

Tim kuasa hukum Sarwendah mengklaim telah mengantongi dokumen medis lengkap terkait kondisi kesehatan dan riwayat penyakit Ruben Onsu.

Dokumen tersebut disebut mencakup hasil pemeriksaan laboratorium hingga rekam medis resmi dari rumah sakit.

Chris Sam Siwu selaku kuasa hukum Sarwendah menegaskan bahwa kelengkapan dokumen itu didapat karena kliennya masih berstatus istri sah Ruben saat pemeriksaan kesehatan dijalankan.

Pernyataan ini disampaikan untuk merespons pihak Ruben yang sempat membantah isu kesehatan yang ramai diperbincangkan.

"Bang Minola lupa bahwa Sarwendah adalah istri kliennya pada saat itu," ujar Chris di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (12/8).

"Jadi apa pun urusan kesehatannya, dokter, rumah sakit, pasti memberikan hasil dong, ya, bukti pemeriksaan, bukti lab, kepada klien kami," lanjutnya.

Pernyataan itu muncul di tengah memanasnya permasalahan antara Ruben Onsu dan Sarwendah yang berawal dari hak asuh anak.

Riwayat penyakit Ruben menjadi salah satu sorotan, terutama saat sidang gugatan hak asuh anak yang diajukan Ruben berlangsung.

Chris memastikan seluruh berkas pemeriksaan sudah disiapkan timnya sebagai materi pembuktian utama yang akan dibeberkan secara transparan di hadapan majelis hakim.

"Kami tegaskan kami punya buktinya, yang akan kami sampaikan di pengadilan," tutur Chris.

"Jadi kami tidak buka di sini tapi kami buka bukti itu di pengadilan. Dan punya buktinya?

Punya, kami punya buktinya, gitu ya, terkait penyakit tiga huruf," tegasnya.

Sorotan Data Identitas

Tim hukum Sarwendah juga menyinggung adanya indikasi ketidaksesuaian data identitas pada berkas tes kesehatan yang sempat diperlihatkan pihak Ruben ke publik.

Chris menyoroti perbedaan tanggal lahir yang tercantum dalam dokumen tersebut dan melayangkan peringatan kepada pihak laboratorium untuk menjaga integritas data.

"Kami ingatkan kepada lab tersebut, hati-hati. Jangan sampai sengaja, ya, jangan sampai ada indikasi kesengajaan terhadap perubahan tanggal lahir dan identitas," tambah Chris.

Pihak Sarwendah kini juga meminta tim Ruben Onsu untuk tidak lagi menggiring narasi bahwa kabar mengenai masalah kesehatan ini merupakan berita bohong.

Ia mengimbau semua pihak untuk menyelesaikannya secara terbuka di persidangan tanpa harus melempar opini ke publik.

Sebelumnya, pada awal Agustus 2026, pihak Ruben Onsu meminta isu soal presenter tersebut positif HIV yang beredar di media sosial dihentikan.

Mereka juga menunjukkan hasil uji lab yang diklaim "non-reaktif."

Minola Sebayang selaku pengacara sempat menjelaskan di media sosialnya bahwa hasil tes Ruben adalah "non-reaktif" dengan menunjukkan sejumlah dokumen hasil pengujian laboratorium.

Dalam tes HIV, hanya dikenal "reaktif" atau "non-reaktif" sebagai langkah kehati-hatian mengingat sifat virus HIV yang memiliki masa jendela atau window period.

Meski begitu, hasil non-reaktif bisa dianggap negatif bila konsisten dalam beberapa kali pengetesan hingga lepas masa jendela.

"Yang penting non-reaktif, tutup! Enggak usah dipersoalkan dan karena itu juga untuk melindungi kepentingan dan masa depan anak-anak," kata Minola.

"Yang perlu kita lindungi adalah anak-anak ya.

Karena pasti yang akan mendapatkan kerugian itu adalah anak-anak jika kemudian berita tentang tiga huruf itu terus digoreng-goreng," lanjutnya.

Minola berharap masyarakat tidak lagi memperlebar pembahasan mengenai hal ini.

Menurutnya, klarifikasi yang sudah disampaikan sudah cukup untuk menjawab keraguan publik mengenai kesehatan Ruben Onsu.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru