Semuanya memiliki rating IP67, artinya tahan debu dan bisa bertahan di air hingga kedalaman sekitar satu meter dalam waktu singkat.
Jadi, hujan atau tas basah tidak akan menjadi masalah.
Cara Menemukan Barang
Setiap tracker memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Semuanya menggunakan dua cara utama: koneksi langsung ke ponsel saat berada di dekat, atau jaringan perangkat lain saat barang hilang jauh.
AirTag terbaru menggunakan Ultra Wideband (UWB) untuk membantu menemukan barang saat berada di dekat. iPhone akan menunjukkan arah dan jarak ke tracker.
Precision Finding pada AirTag baru memiliki jangkauan 50% lebih luas berkat chip UWB generasi kedua. Speaker-nya juga lebih keras 50%, sehingga suaranya bisa terdengar dua kali lebih jauh.
Jika terlalu jauh, AirTag memanfaatkan jaringan Find My Apple. Perangkat Apple lain di sekitar dapat mendeteksi AirTag yang hilang dan mengirimkan lokasinya secara anonim ke pemiliknya.
Pixel Tag bekerja serupa, tetapi menggunakan ekosistem Android. Ia menggunakan UWB dan Bluetooth Channel Sounding untuk presisi.
>>> IQOO 16 Dikabarkan Layar 165Hz dan Desain Baru
Fitur yang didapat tergantung pada hardware dan software ponsel.
UWB membutuhkan chip khusus, sedangkan Channel Sounding membutuhkan ponsel dengan Android 16 atau lebih baru dan Bluetooth 6.0 atau lebih baru.
Saat di luar jangkauan langsung, Pixel Tag beralih ke jaringan Find Hub Google. Jaringan ini mengandalkan perangkat Android lain untuk mendeteksi barang hilang.
Jumlah perangkat Android jauh lebih banyak daripada Apple, sehingga keunggulan ini bisa menjadi nilai plus di tempat ramai seperti bandara atau pusat perbelanjaan.
Galaxy SmartTag2 juga menggabungkan Bluetooth dan UWB. Samsung mengklaim jangkauan Bluetooth hingga 120 meter dalam kondisi ideal.
