Box office China dihebohkan oleh Niu Lai atau The Arrival of the Ox, film animasi independen berdurasi 86 menit yang mendadak populer di tengah persaingan film musim panas 2026.
Film ini mengisahkan petualangan seekor anak sapi yang berjuang menjadi pejuang, ditemani burung skylark.
Saat pertama tayang pada awal Agustus 2026, film ini dihujat karena visualnya dianggap kasar dan penceritaannya canggung.
Kreator Xin Yumeng menegaskan dirinya sengaja memprioritaskan alur narasi dibanding detail visual.
Menurutnya, jika ia fokus pada visual sempurna, film tersebut tidak akan pernah selesai.
Dalam hitungan hari, film ini sukses meraup belasan juta yuan dan sejajar dengan blockbuster seperti The Odyssey dan Spider-Man: Brand New Day.
Dikerjakan oleh Ibu dan Anak
Film ini murni dikerjakan Xin Yumeng bersama ibunya, Sun Lifang.
Xin, yang tadinya desainer interior, belajar animasi secara otodidak tanpa latar belakang perfilman.
Ibunya belajar menulis naskah dan mengisi suara untuk karakter perempuan, seperti dilansir Tatler Asia dari The Independent.
Lima Tahun dengan Komputer Bekas
Proses pembuatan Niu Lai memakan waktu lima tahun.
Xin mengerjakan hampir semua teknis visual, dari pemodelan hingga penyuntingan, seorang diri.
Ia bahkan merakit peralatan produksinya dari komputer bekas yang dibeli di platform Xianyu.
Poster Manual dan Awal yang Suram
Tanpa materi promosi resmi, staf bioskop di Beijing menggambar poster anak sapi dengan pulpen.
Poster itu berisi peringatan jenaka seperti 'Datanglah jika kamu suka hal aneh' dan 'Tidak bisa pengembalian uang'.
Film ini rilis pada 5 Agustus tanpa trailer atau promosi, dan hanya menarik 236 penonton dengan pendapatan 7.169 yuan (sekitar Rp18,9 juta).
Beijing News sempat mengkritik bioskop karena menurunkan standar kualitas demi tren viral.
Melejit Berkat Meme
Keterpurukan berbalik setelah potongan visual buruknya menyebar di media sosial.
Budaya meme dan rasa penasaran publik membuat orang berbondong-bondong menonton untuk membuktikan keburukannya.
Bioskop menambah jam tayang, dan pendapatan harian melesat hingga 5,6 juta yuan (Rp14,84 miliar) pada 16 Agustus.
Sekuel Sedang Disiapkan
Xin Yumeng mengungkapkan proyek berikutnya berjudul Yang Gao (Sheep High) sudah masuk tahap produksi.
Ia berjanji prosesnya tidak akan selama lima tahun seperti film pertama.