>>> Ruben Onsu Tersangka Kasus Dugaan Penipuan Rp3,5 Miliar, Ini Kronologinya
Daesung merujuk judul tur, "Malam ini saya di sini untuk menyajikan 'course-MOS' seperti hidangan lengkap," yang mengundang tawa.
Lagu-lagu anthem seperti "Lies", "We Like 2 Party", "BANG BANG BANG", dan "HOME SWEET HOME" dibawakan.
Materi solo juga ditampilkan, termasuk "Look at Me, Gwisun" dari Daesung, "Live Fast Die Slow" dari Taeyang, serta "Crayon" dan "Crooked" dari G-Dragon.
Singel anniversary "BiiiG", yang merupakan musik baru pertama mereka dalam empat tahun empat bulan, juga dibawakan.
Encore membawa penonton ke puncak. Saat "Sunset Glow" dan "Last Farewell" berkumandang, semua berdiri dan bernyanyi bersama.
Beberapa penonton bahkan menahan air mata.
Sebagai trio, timing mereka tetap solid. Mereka menguasai panggung lebar tanpa mengandalkan koreografi sinkron yang ketat.
Vokal live mereka terjaga. Daesung dan Taeyang tampil kuat, sementara G-Dragon yang sempat dikritik juga dalam kondisi baik.
G-Dragon sebelumnya membuka tur solonya di venue yang sama pada Maret tahun lalu, saat kritik terhadap kemampuan live-nya mengikutinya.
Band dan produksi juga mendukung penuh.
Grup live lima orang di bawah arahan direktur musik Wow Jones, yang pernah bekerja dengan Usher, Post Malone, dan Rihanna, mengisi setiap celah suara.
Panggung berubah dengan video dan pencahayaan yang dikembangkan bersama Mike Carson, direktur kreatif Super Bowl tahun lalu, dan Es Devlin, desainer panggung penutupan Olimpiade London 2012.
Penutupnya adalah "Still Life", yang dirilis empat tahun empat bulan lalu. Verse rap mantan anggota T.
O. P tetap dipertahankan.
Dari Goyang, tur ini akan berlanjut ke 33 pertunjukan di 19 kota di Amerika Utara, Eropa, Oseania, dan Asia hingga tahun depan, semuanya di venue berskala stadion, menurut YG Entertainment.
>>> Kasus Bocornya Musik, Ariana Grande Kini Bisa Panggil Paksa Hacker
Kota tambahan akan diumumkan kemudian.