Setiap tahun, kami selalu menyusun daftar smartphone kelas menengah terbaik yang bisa Anda beli.
Alasannya sederhana: segmen ini selalu menjadi tempat bagi merek untuk menurunkan fitur unggulan, performa, dan desain dari lini flagship ke harga yang lebih terjangkau.
Namun, tahun 2026 menghadirkan tantangan berbeda.
Kelangkaan chip memori global, yang dipicu oleh pusat data AI yang menyerap pasokan DRAM dan NAND, telah mendorong kenaikan biaya komponen di semua lini.
Akibatnya, harga ponsel mid-range ikut merangkak naik.
Samsung dilaporkan menaikkan harga memori LPDDR5X hingga 100 persen. Merek-merek dari India hingga Eropa pun diam-diam menaikkan harga ponsel yang sebelumnya nyaman di bawah US$500.
Meski begitu, nilai yang ditawarkan tetap menarik. Anda masih bisa mendapatkan layar OLED cerah, baterai besar, dan kamera andal.
Berikut lima ponsel mid-range terbaik yang bisa Anda pertimbangkan di 2026.
Google Pixel 10a
Pixel 10a dibanderol mulai US$499.
Ponsel ini menawarkan layar OLED 6,3 inci dengan refresh rate 120Hz, chip Tensor G4, RAM 8GB, dan baterai 5.100mAh.
Kameranya masih mengandalkan sensor utama 48MP dan ultrawide 13MP seperti generasi sebelumnya. Google juga menjanjikan pembaruan OS dan keamanan selama tujuh tahun.
Selain itu, Pixel 10a menggunakan bahan daur ulang seperti kobalt, tembaga, emas, dan tungsten yang mencakup lebih dari sepertiga berat ponsel.
Desainnya memang tidak berubah drastis dari 9a, tapi ini pilihan tepat bagi yang ingin ponsel awet tanpa perlu ganti dalam beberapa tahun.
Nothing Phone (4a) Pro
Nothing Phone (4a) Pro tampil beda dengan bingkai aluminium unibody, layar AMOLED 6,83 inci 144Hz, dan Glyph Matrix melingkar dengan 137 LED yang dapat dialamatkan di bagian belakang.
Ditenagai Snapdragon 7 Gen 4 dengan RAM 8GB dan penyimpanan 128GB, ponsel ini dijual US$499. Kameranya tidak se-konsisten Pixel, dan daya tahannya bukan yang terbaik.
Namun, jika Anda ingin ponsel yang tampil beda dari kebanyakan, Nothing Phone (4a) Pro layak direkomendasikan.
Samsung Galaxy A57 5G
Galaxy A57 5G tampil dengan desain ramping dan bodi kaca-logam yang terkesan premium.
Layarnya Super AMOLED Plus 6,7 inci 120Hz, baterai 5.000mAh dengan pengisian cepat 45W, serta sertifikasi IP68.
Kamera utamanya 50MP dengan ultrawide 12MP dan makro 5MP. Samsung menawarkan pembaruan OS dan keamanan selama enam tahun, plus integrasi ekosistem yang mudah.
Kelemahannya, performa gaming kurang maksimal. Jika prioritas Anda adalah performa mentah, ada opsi lain di daftar ini.
Motorola Edge 70 Fusion
Motorola Edge 70 Fusion membawa layar pOLED 6,7 inci 144Hz dengan kecerahan puncak 5.200 nits, chip Snapdragon 7s Gen 4, dan baterai 5.200mAh dengan pengisian cepat 68W.
Kamera utamanya 50MP dengan OIS, didukung ultrawide 13MP. Ponsel ini juga relatif tipis dan ringan, serta memiliki IP68.
Kelemahan utamanya adalah dukungan software yang masih kalah dari Google atau Samsung. Namun, jika Anda mengutamakan layar dan baterai untuk hiburan, ini opsi yang patut dipertimbangkan.
OnePlus Nord 5
OnePlus Nord 5 ditenagai Snapdragon 8s Gen 4 dengan RAM hingga 12GB, memberikan performa lebih tinggi dari kebanyakan ponsel di kelasnya.
Layarnya AMOLED 6,78 inci 165Hz, baterai 9.000mAh dengan pengisian cepat 80W.
Kamera bukan fokus utama Nord 5, dan desainnya tidak se-distinctive Nothing. Namun, jika Anda ingin performa dan baterai besar, ini pilihan tepat.
Sayangnya, OnePlus telah menarik diri dari hampir semua pasar internasional kecuali India. Jadi, Nord 5 hanya relevan jika Anda tinggal di India.