Gelombang kejutan kembali menerpa dunia hiburan dan industri konten kreator Tanah Air. Presenter kondang Deddy Mahendra, atau yang lebih akrab disapa Desta, secara resmi mengumumkan keputusannya untuk hengkang dari Vindes Corp. Langkah ini tentu menjadi berita duka sekaligus tanda tanya besar bagi para penggemar yang telah lama mengidolakan dinamika persahabatan antara Desta dan Vincent Rompies.
Vindes Corp sendiri bukan sekadar perusahaan konten biasa. Ia adalah buah dari sinergi dan kerja keras yang dibangun dari nol oleh Desta bersama sahabat dekatnya, Vincent Rompies. Selama lima tahun terakhir, nama Vindes Corp telah menjadi sinonim dengan hiburan yang segar, kreatif, dan penuh kekeluargaan. Namun, seperti halnya bahtera rumah tangga atau kemitraan bisnis, tidak semua perjalanan berakhir di pelabuhan yang sama.
Vincent Rompies pun akhirnya angkat bicara. Melalui sebuah unggahan video, Vincent memberikan keterangan terbuka mengenai perpecahan yang terjadi, mengonfirmasi bahwa retaknya kerja sama ini bukan tanpa alasan yang mendasar.
Pengumuman Mengejutkan Desta: "Izin Pamit" dengan Penuh Refleksi
Keputusan Desta untuk mundur tidak diambil secara impulsif. Pada Rabu, 26 Agustus 2026, Desta menyampaikan salam perpisahan yang menyentuh kepada seluruh pihak yang pernah terlibat dan bekerja sama dengannya di bawah naungan Vindes Corp.
"Saya izin pamit dari Vindes Corp, yah teman-teman," tulis Desta dalam pernyataan resminya, seperti dikutip pada Kamis (27/8/2026).
Pernyataan singkat tersebut seketika memicu berbagai spekulasi di media sosial. Menyadari hal ini, Desta dengan sigap memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa keputusannya telah melalui proses pertimbangan yang sangat matang dan panjang. Desta berharap publik dapat menghormati keputusannya tanpa menciptakan narasi-narasi liar yang tidak berdasar.
"Keputusan ini sudah melalui banyak pertimbangan dan pada akhirnya diambil dengan harapan menjadi yang terbaik untuk semua pihak. Karena itu, tidak perlu ada asumsi-asumsi liar atau upaya menghubungkan keputusan ini dengan hal-hal lain yang tidak benar dan tidak berdasar," jelas Desta dengan nada yang tegas namun tetap tenang.
Lima Tahun yang Tak Terlupakan dan Permintaan Maaf yang Tulus
Lebih dalam, Desta menyoroti aspek emosional dari perpisahan ini. Ia mengakui bahwa melepaskan sesuatu yang telah ia bangun selama setengah dekade bukanlah hal yang mudah. Ada ikatan batin dan sejarah panjang yang melekat erat di dalamnya.
"Bukan hal mudah untuk berada di keputusan ini. Lima tahun bersama Vindes adalah salah satu cerita terbaik dalam hidup saya," imbuhnya, menyiratkan rasa bangga dan nostalgia atas perjalanan yang telah mereka lalui bersama.
Sebagai bentuk kedewasaan dan tanggung jawab moral, Desta juga tak lupa menyampaikan permohonan maaf yang tulus. Ia membuka diri atas segala kemungkinan kesalahan yang mungkin pernah ia perbuat selama menjadi bagian integral dari Vindes Corp.
"Mohon maaf kalau selama ini saya banyak salah selama di Vindes. Baik keputusan-keputusan yang saya ambil, kata-kata yang saya ucapkan, dan kelakuan yang saya perbuat," tandasnya. Permintaan maaf ini menunjukkan sisi humanis Desta, yang menyadari bahwa dalam dinamika kerja yang intens, gesekan dan kekhilafan adalah hal yang manusiawi.
Sisi Lain Kisah: Vincent Rompies Akui Sudah "Nggak Sreg" dan Tak Lagi Tahan
Di sisi lain, Vincent Rompies memberikan perspektif yang sedikit berbeda namun saling melengkapi. Dalam sebuah video yang diunggahnya, Vincent terlihat lebih blak-blakan dalam menyikapi perubahan dinamika hubungan kerja mereka.
Vincent mengakui bahwa banyak hal telah berubah di antara dirinya dan Desta. Meski demikian, ia memilih untuk menjaga privasi detail konflik tersebut. Ia tidak berniat untuk mengobrak-abrik aib atau mempermalukan salah satu pihak di hadapan publik.
"Gue ngerasa gue sama Desta banyak hal yang berubah kali ya. Jadi, apa pun itu, gue nggak bakal nyeritain detail apa yang jadi keputusan terbaik akhirnya dari yang terburuk," ujarnya dengan nada yang terdengar berat namun tegas.
Meski enggan membuka detail "drama" di balik layar, Vincent memberikan alasan fundamental mengapa kerja sama ini harus dihentikan. Ia mengaku sudah tidak lagi merasa nyaman atau sejalan dalam menjalankan perusahaan bersama.
"Ya maaf ya, sekali lagi gue nggak tahan harus kerja sama orang atau memimpin perusahaan sama yang gua udah nggak sreg," pungkas Vincent.
Pernyataan "nggak sreg" dari Vincent ini menjadi titik kunci yang menggambarkan betapa pentingnya keselarasan visi dan misi dalam sebuah kemitraan bisnis. Ketika fondasi kepercayaan dan kenyamanan sudah goyah, melanjutkan kerja sama justru berpotensi merusak warisan yang telah dibangun selama bertahun-tahun.
Reaksi Publik dan Masa Depan Industri Konten Tanah Air
Kabar perpisahan dua raksasa konten kreator ini tentu menuai reaksi beragam dari netizen. Sebagian besar penggemar menyatakan rasa sedih dan kecewa, mengingat chemistry Vincent dan Desta selama ini menjadi salah satu daya tarik utama yang menghibur jutaan orang. Kolaborasi mereka di berbagai platform dinilai memiliki nilai hiburan yang sulit digantikan.
Namun, di sisi lain, banyak pula yang memberikan dukungan dan pemahaman. Publik semakin dewasa dalam menyikapi dinamika hubungan profesional. Banyak komentar yang mengapresiasi kedewasaan kedua belah pihak yang memilih untuk berpisah secara baik-baik ( good terms ) daripada membiarkan konflik berlarut-larut yang justru dapat merusak nama baik masing-masing.
Kepergian Desta dari Vindes Corp juga membuka pertanyaan baru mengenai masa depan perusahaan tersebut. Akankah Vincent Rompies melanjutkan visi Vindes Corp seorang diri, atau akan ada restrukturisasi besar-besaran? Sementara itu, Desta diprediksi akan fokus pada proyek-proyek baru yang lebih selaras dengan visi pribadinya saat ini.