Pemerintah Kota Seoul meluncurkan Seoul Wellness 100, sebuah indeks yang menyoroti 100 destinasi pilihan untuk memperkuat posisi ibu kota Korea Selatan sebagai pusat wisata kesehatan kelas dunia.
Daftar ini disusun melalui proses evaluasi ketat yang menyaring 217 nominasi dari publik dan para ahli.
Kategori wellness dibagi menjadi tiga pilar utama: Rest (52 tempat untuk meditasi, terapi alam, dan menginap), Taste (17 destinasi kuliner sehat), dan Style (31 tempat yang berfokus pada kecantikan, spa, dan seni pertunjukan).
Menangkap Peluang Ekonomi Wellness Global
Langkah ini diambil di tengah proyeksi pertumbuhan ekonomi wellness global yang signifikan.
Menurut proyeksi industri, ekonomi wellness global diperkirakan melonjak dari 6,7 triliun dolar AS menjadi hampir 10 triliun dolar AS pada 2029.
Wisatawan wellness internasional rata-rata menghabiskan 1.601 dolar AS per perjalanan, sekitar 35 persen lebih banyak dibandingkan wisatawan biasa.
Untuk merebut pasar itu, Seoul mengandalkan perpaduan unik antara tradisi kuno dan infrastruktur modern.
Strategi kota ini berpusat pada 'wellness urban', menawarkan pengalaman pemulihan yang terintegrasi langsung di tengah kota, tanpa perlu pergi ke pedesaan.
Cho Sung-ho, direktur jenderal Biro Pariwisata dan Olahraga Seoul, mengatakan Seoul memiliki kemampuan langka untuk memadukan energi urban yang dinamis dengan tempat peristirahatan yang tenang.
Dengan Seoul Wellness 100, kami memposisikan ibu kota untuk memimpin pasar wisata wellness global, ujarnya.
Daftar ini mencakup pengalaman seperti meditasi malam di Bongeun Temple, kuil Buddha berusia seribu tahun di tengah gedung pencakar langit Gangnam.
Ada juga pengalaman fine dining di Philkyungjae, bangunan hanok bersejarah dari era Dinasti Joseon (1392-1910) yang kini menjadi restoran masakan istana kelas atas.
Salon klasik dan klinik pengobatan oriental holistik juga mendominasi daftar, mencerminkan kemampuan kota ini memadukan perawatan kesehatan dengan rekreasi budaya.
Han Yi-kyoung, CEO Polaris Advisor yang memimpin komite seleksi untuk tahun kedua, mengusung tema 'Seoul Mendefinisikan Wellness Berikutnya'.
Ia menekankan bahwa infrastruktur medis kota yang kaya, daya tarik utama wisata medis, secara alami melengkapi penawaran kecantikan, kuliner, dan spiritual.
Kota berencana menampilkan 100 lokasi ini selama Seoul Wellness Travel Week 2026 yang akan digelar mulai 29 Oktober di Distrik Gangnam.
Acara ini akan menampilkan lokakarya publik khusus, pertunjukan pop-up, dan rencana perjalanan yang disesuaikan untuk wisatawan asing.