Kabut duka yang mendalam menyelimuti dunia keuangan Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Timur. Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Timur, Yunita Linda Sari, dikabarkan meninggal dunia pada Senin, 31 Agustus 2026, pukul 17.19 WIB di Surabaya. Perempuan tangguh yang mengabdikan lebih dari dua dekade kariernya untuk mengawal stabilitas dan integritas pasar modal ini menghembuskan napas terakhirnya di usia 56 tahun, setelah menjalani perawatan intensif di RS Siloam Surabaya.
Kepergian almarhumah meninggalkan rasa kehilangan yang tak terperi, tidak hanya bagi lingkungan internal OJK, tetapi juga bagi seluruh pemangku kepentingan di sektor jasa keuangan yang selama ini merasakan langsung kepemimpinan dan dedikasinya.
Detik-detik Kepulangan dan Rencana Pemakaman yang Penuh Haru
Berdasarkan informasi resmi yang diterima media di Surabaya, proses kepulangan Yunita Linda Sari dilakukan dengan penuh khidmat. Sebelum diberangkatkan ke tempat peristirahatan terakhir, jenazah almarhumah akan disemayamkan terlebih dahulu di rumah dinas Kepala OJK Jawa Timur. Langkah ini diambil untuk memberikan kesempatan terakhir bagi rekan-rekan sejawat, keluarga, dan kerabat dekat untuk memberikan penghormatan dan mendoakan almarhumah.
Rencananya, pada Senin malam, jenazah Yunita akan dibawa menuju Kabupaten Batang, Jawa Tengah, untuk dimakamkan. Pemulangan sang putri daerah ke tanah asalnya ini menjadi bentuk penghormatan terakhir dan simbol pengembalian almarhumah ke pangkuan keluarga besar di Jawa Tengah.
Profil dan Jejak Pendidikan: Dari Blora hingga Panggung Global
Lahir di Blora, Jawa Tengah, pada tahun 1970, Yunita Linda Sari dikenal sebagai sosok yang cerdas, visioner, dan memiliki integritas tinggi sejak masa mudanya. Perjalanan intelektualnya dimulai di tanah Jawa, di mana ia berhasil meraih gelar Sarjana Administrasi Niaga dari Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, pada tahun 1995.
Tak berhenti di situ, semangatnya untuk terus belajar dan memahami dinamika keuangan global membawanya menimba ilmu di kancah internasional. Yunita berhasil meraih gelar Master of Business Administration (MBA) dari The George Washington University, Amerika Serikat, pada tahun 2000. Bekal pendidikan akademis yang mumpuni ini menjadi fondasi kokoh bagi kariernya yang cemerlang dan penuh prestasi di dunia pengawasan keuangan nasional.
Rekam Jejak Karir Gemilang: Pengawal Stabilitas Pasar Modal
Sepanjang pengabdiannya di OJK, Yunita pernah menduduki sejumlah posisi strategis dan krusial, khususnya di bidang pengawasan pasar modal. Namanya mulai dikenal luas sebagai figur yang tegas namun adil ketika ia menjabat sebagai Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2B pada periode 2014 hingga 2017.
Dedikasinya yang tak kenal lelah membuatnya dipercaya melanjutkan estafet kepemimpinan sebagai Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2A dari tahun 2017 hingga 2020. Karier cemerlangnya terus menanjak ketika ia diangkat menjadi Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II (2020-2023), dan kemudian Deputi Komisioner Pengawas Pengelolaan Investasi Pasar Modal dan Lembaga Efek (2023-2024).
Setiap jabatan yang diembannya diwarnai dengan komitmen kuat untuk melindungi hak-hak investor, mencegah praktik curang, serta menjaga kesehatan dan pertumbuhan industri jasa keuangan Indonesia agar tetap kompetitif di mata global.
Kepemimpinan di Jawa Timur dan Warisan yang Tak Terlupakan
Puncak pengabdiannya di tingkat regional terjadi pada September 2024, ketika Yunita dipercaya memimpin OJK Provinsi Jawa Timur sebagai Kepala OJK. Di bawah kepemimpinannya, ia berupaya keras memperkuat literasi dan inklusi keuangan di wilayah yang menjadi salah satu pusat ekonomi terbesar di Indonesia ini. Berbagai program edukasi keuangan bagi masyarakat hingga pengawasan ketat terhadap lembaga keuangan mikro menjadi fokus utama kerjanya.
Kepergiannya yang tiba-tiba tentu menjadi kehilangan besar. Sosoknya yang rendah hati, komunikatif, namun tetap tegas dalam memegang prinsip regulasi, akan selalu dikenang sebagai simbol dedikasi seorang abdi negara yang sejati. Jejak langkahnya dalam membangun ekosistem keuangan yang aman dan terpercaya di Jawa Timur akan terus menjadi warisan berharga.
Turut Berduka Cita
Selamat jalan, Yunita Linda Sari. Jejak pengabdianmu akan terus terpatri dalam sejarah perkembangan sektor jasa keuangan Indonesia. Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhumah. Semoga segala amal dan baktinya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan ketenangan hati dalam menghadapi cobaan ini.