Hasil poll mingguan menyoroti langkah pertama Apple di segmen ponsel lipat lewat iPhone Duo. Respons pembaca menilai faktor bentuk lebar yang dipilih Apple sebagai keputusan tepat.
Pilihan itu dinilai lebih baik dibandingkan merilis model lipat bergaya buku atau flip. Segmen pilihan alternatif tersebut tampak kecil dalam hasil poll.
Meski begitu, harga iPhone Duo yang mencapai 2.000 dolar AS menjadi catatan tersendiri. Angka itu dinilai membatasi jumlah calon pembeli.
Analis juga memperingatkan adanya kendala produksi. Jika target produksi 6 juta unit tercapai, Apple diperkirakan bisa menjual seluruh unit Duo yang diproduksi.
Poll tersebut menunjukkan Android masih menjadi platform pilihan untuk perangkat lipat. Hanya sedikit reviewer yang benar-benar mencoba ponsel ini.
Ini menjadi perubahan besar dalam cara iOS bekerja. Apple diketahui mengembangkan iOS dan iPadOS secara terpisah meski keduanya berbagi inti yang sama.
Sebagian pengguna di kolom komentar menyatakan akan menunggu beberapa generasi iPhone Duo. Mereka ingin memberi Apple waktu memperbaiki kekurangan.
Perangkat kamera yang dinilai kurang memuaskan dan baterai kecil pada Duo menjadi hal yang perlu dibenahi Apple pada model berikutnya.
iPhone 18 Pro Max Masih Lebih Diminati
Permintaan terhadap ponsel batang tradisional tetap kuat. iPhone 18 Pro Max tercatat lebih populer dibanding model Pro yang lebih kecil.
Pola ini juga terjadi pada iPhone 17 Pro dan 17 Pro Max.
Mengingat peningkatan generasi ini relatif terbatas, poll menyediakan opsi iPhone 17 Pro Max, tetapi sedikit yang memilihnya.