Pasar ponsel Apple di Indonesia menghadirkan pilihan menarik bagi calon pembeli yang mencari perangkat dengan harga lebih terjangkau.
iPhone 15 varian 128 GB masih dijual sekitar Rp 15.499.000, sementara iPhone 17e yang baru dirilis dibanderol Rp 13.499.000 dengan kapasitas memori dua kali lipat, yakni 256 GB.
Selisih harga sekitar Rp 2 juta ini membuat banyak orang harus menimbang kompromi fitur yang ditawarkan masing-masing perangkat.
Kelebihan iPhone 15 di Sektor Fotografi
iPhone 15 yang dirilis pada 2023 masih mengandalkan cip A16 Bionic dengan fabrikasi 4 nm dan RAM 6 GB.
Kombinasi ini dinilai masih mumpuni untuk membuka banyak aplikasi sekaligus tanpa kendala lag.
Layarnya menggunakan panel Super Retina XDR OLED 6,1 inci dengan tampilan Dynamic Island modern.
Daya tarik utama iPhone 15 terletak pada modul kamera ganda, terdiri dari kamera utama 48 MP dan lensa ultrawide 12 MP.
Lensa sudut lebar ini menjadi pembeda esensial bagi pengguna yang gemar memotret lanskap, arsitektur, atau foto bersama rombongan tanpa harus mundur jauh.
Untuk pasar Indonesia, iPhone 15 tersedia dalam tiga opsi penyimpanan.
Varian 128 GB dijual Rp 15.499.000, varian 256 GB Rp 16.999.000, dan varian 512 GB Rp 18.249.000.
iPhone 17e: Chipset Baru dengan Kompromi Kamera
iPhone 17e hadir sebagai opsi ponsel pintar Apple paling terjangkau saat ini.
Perangkat ini membawa lompatan teknologi melalui cip A19 Fusion generasi baru dan RAM 8 GB.
Integrasi cip modern ini memastikan kompatibilitas penuh untuk menjalankan ekosistem Apple Intelligence secara lokal tanpa kendala.
Efisiensi dayanya ditopang baterai berkapasitas 4.005 mAh yang diklaim awet untuk penggunaan multimedia seharian.
Permukaan layarnya juga diproteksi lapisan kaca Ceramic Shield generasi kedua yang lebih tahan terhadap benturan maupun goresan fisik.
Namun, untuk menekan harga hingga Rp 13 jutaan, Apple melakukan kompromi pada sektor kamera.
iPhone 17e hanya dibekali kamera tunggal 48 MP di bagian belakang dan meniadakan sensor ultrawide.
Pilihan akhirnya bergantung pada prioritas pengguna, apakah mengutamakan fleksibilitas fotografi atau performa chipset dan memori yang lebih besar.
