unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Beban Baterai Berat, Sidewall Ban Mobil Listrik Dituntut Kuat
News

Beban Baterai Berat, Sidewall Ban Mobil Listrik Dituntut Kuat

Ilustrasi ban mobil listrik dengan dinding samping yang kuat
Beban Baterai Berat, Sidewall Ban Mobil Listrik Dituntut Kuat
A A Ukuran Teks16px

PT Bridgestone Tire Indonesia menyoroti pentingnya kekuatan dinding samping atau sidewall pada ban kendaraan listrik.

Bobot mobil listrik yang lebih berat akibat baterai berkapasitas besar membuat konstruksi ban tidak bisa disamakan dengan kendaraan bermesin pembakaran internal.

Presiden Direktur PT Bridgestone Tire Indonesia Mukiat Sutikno menjelaskan bahwa sidewall menjadi komponen vital pada ban kendaraan listrik.

Menurutnya, jika sidewall kurang kuat, ban berisiko pecah dari samping.

"Karena ban EV yang tadi saya katakan kan sebenarnya bobot kendaraannya lebih berat karena baterainya.

Jadi kalau sidewall-nya kurang kuat, itu bannya bisa pecah dari samping," ujar Mukiat di Jakarta (23/9/2026).

Tantangan Bobot dan Kebisingan

Baterai menjadi salah satu komponen terberat pada struktur kendaraan listrik. Beban ekstra itu memaksa ban bekerja lebih keras menopang seluruh bodi kendaraan saat melaju.

Sektor sidewall mendapat perhatian utama dalam perancangan karena berperan menahan beban sekaligus menjaga bentuk ban dari tekanan.

Konstruksi yang diperkuat ini memberikan rasa berkendara yang berbeda dibandingkan mobil konvensional.

Struktur ban yang lebih kokoh tidak selalu menghasilkan karakter berkendara yang sehalus ban mobil bermesin ICE. Kendati demikian, tingkat kenyamanan berkendara tidak melulu terasa keras.

Sensasi berkendara mobil listrik tetap dipengaruhi oleh kombinasi desain ban, profil ban, ukuran pelek, tekanan angin, bobot total, hingga pengaturan sistem suspensi.

Tuntutan lain pada kendaraan listrik selain kekuatan menopang beban adalah tingkat kebisingan yang minim.

Mesin mobil listrik yang bekerja sangat senyap membuat suara gesekan ban dengan jalanan menjadi lebih terdengar dari dalam kabin.

Mukiat menegaskan bahwa kekedapan suara menjadi faktor penting pada perancangan ban khusus kendaraan listrik.

"Dan kalau kita bilang dari segi kenyamanan, ban EV ini harus lebih senyap. Karena kalau enggak, ya sama aja kita nyetir mobil konvensional, ICE gitu.

Suara bannya masuk ke dalam (kabin mobil)," ucap Mukiat.

Pengembangan ban kendaraan listrik kini berfokus pada ketahanan daya opang bobot sekaligus penekanan tingkat kebisingan demi menjaga kenyamanan penumpang.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru