Laporan baru menyebut Qualcomm tengah mengembangkan driver GPU resmi yang ditujukan untuk terjemahan game PC di perangkat Android.
Langkah ini berpotensi membuat game Windows berat lebih realistis berjalan di ponsel flagship berbasis Snapdragon.
Informasi tersebut disampaikan kanal teknologi asal Tiongkok, Geekerwan, seperti dikutip Gizmochina.
Jejak pengujian dan dukungan DirectX 12
Dalam pengujian langsung pada perangkat referensi Qualcomm dengan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, Cyberpunk 2077 dan Black Myth: Wukong berhasil dijalankan dalam mode DirectX 12 melalui lapisan terjemahan.
Kedua game berat itu rata-rata mencetak sedikit di atas 30 frame per detik.
Qualcomm belum secara resmi mengonfirmasi dukungan DirectX 12 native untuk chip Snapdragon 8 Elite Gen 6 series maupun penerusnya.
Saat topik ini muncul dalam sesi media di Snapdragon Summit 2026, perusahaan hanya memberikan jawaban yang samar dan tidak langsung.
Meski begitu, fakta bahwa pengujian rekayasa ini sudah berjalan menunjukkan Qualcomm aktif menjajaki kemungkinan tersebut.
Saat ini, pengguna mengakali keterbatasan itu dengan alat seperti Winlator dan GameHub, plus driver grafis komunitas seperti Turnip.
Alat-alat itu memungkinkan sebagian game Windows/x86 berjalan di Android lewat Wine dan lapisan terjemahan, tetapi hasilnya tidak konsisten.
Jika Qualcomm benar-benar merilis driver resmi atau menambahkan dukungan DirectX 12 native, dampaknya bisa terasa signifikan.
Game diharapkan berjalan lebih andal, overhead terjemahan berkurang, dan performa terasa jauh lebih konsisten.
