Fiersa Besari tetap mengisi panggung Pestapora Day 1 pada Jumat (25/9) meski tengah dilanda kecemasan.
Sang istri, Siti Aqia Nurfadla, sedang mendaki gunung di Himalaya dan timnya terjebak cuaca buruk.
Dalam unggahan Reels Instagram, Fiersa mengaku harus tampil sambil menjaga anaknya, Kinasih. Ia menulis bahwa posisi terakhir tim sang istri terjebak cuaca buruk.
Meski khawatir, Fiersa memilih tetap profesional dan langsung naik ke panggung. Ia membagikan curahan hati itu melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya.
Komunikasi Terputus-putus
Pada Minggu (27/9), Fiersa kembali bercerita lewat Instagram Story tentang kondisi sang istri. Ia mengaku intens berkomunikasi dengan Aqia meski sinyal sempat hilang.
Sebelum hilang sinyal, Aqia sempat berkabar bahwa jalur pendakian menuju Annapurna Circuit ditutup akibat cuaca buruk. Fiersa pun mengecek pemberitaan media massa dan hal tersebut memang benar.
Fiersa melanjutkan bahwa Aqia dan timnya tidak bisa melanjutkan perjalanan atau pulang setidaknya sampai 28 September 2026.
Namun, ia masih berkomunikasi dengan Afri, pemandu tim, yang menggunakan telepon satelit.
Aqia tetap berupaya menghubungi Fiersa lewat pesan teks dan panggilan video meski terputus-putus. Fiersa mengunggah tangkapan layar komunikasi keduanya.
Dunia pendakian bukan hal baru bagi keduanya. Namun, kekhawatiran Fiersa bukan tanpa alasan, terutama saat sang istri dan tim turun gunung.
Himalaya sedang rawan banjir dan tanah longsor.
Sempat ada kabar sepuluh orang hilang usai longsor salju di puncak gunung Himlung Himal, Distrik Manang, Nepal bagian barat.
Di wilayah lain, satu orang dilaporkan tewas dan dua lainnya hilang saat tanah longsor menerjang pemukiman di Distrik Palpa, Minggu (27/9).
Banjir juga melanda pemukiman di sekitar Sungai Kaligandaki, Distrik Parbat.
Fiersa berharap Muktinath lebih aman untuk dilalui jika sang istri jadi naik. Jika tidak, mereka harus kembali ke Chame.
