Huawei Mate 90 Pro Max muncul dalam basis data Geekbench 7 dengan skor yang mengungkap performa chipset Kirin 9050 Pro.
Perangkat dengan kode model CMM-AL10 ini mencatat rata-rata 1.317 poin single-core dan 5.381 poin multi-core.
Skor tertinggi yang tercatat saat ini mencapai 1.528 poin single-core dan 6.169 poin multi-core.
Hasil ini menempatkan performa CPU Kirin 9050 Pro di antara Snapdragon 8 Gen 1 dari 2021 dan penerusnya, Snapdragon 8 Gen 2.
Huawei meluncurkan empat ponsel seri Mate 90 di China pada 2 Oktober 2026. Model Pro Max dan RS menjadi varian yang membawa chipset Kirin 9050 Pro.
Konfigurasi CPU dan GPU Kirin 9050 Pro
Geekbench mengungkap Kirin 9050 Pro memiliki CPU sembilan inti dengan satu inti Prime "ultra" berkecepatan 3,1GHz.
Prosesor ini juga dilengkapi 6 inti performa pada 2,7GHz dan 2,2GHz, serta 2 inti efisiensi yang bekerja pada 1,75GHz.
Sektor grafis ditangani GPU Maleoon 955 dengan enam inti yang berjalan pada 1,05GHz.
Konfigurasi ini menjadi salah satu detail teknis yang belum banyak diungkap Huawei melalui materi pemasaran resminya.
Menurut laporan Bernstein Research, Kirin 9050 Pro diproduksi menggunakan node proses kelas 7nm. Laporan tersebut menyebut teknologi proses N+2 atau N+3 dari SMIC.
Informasi soal proses fabrikasi ini belum dikonfirmasi oleh Huawei. Hingga kini, data tersebut masih menjadi acuan terbaik yang tersedia.
Kemunculan Mate 90 Pro Max di Geekbench memberikan gambaran awal tentang kemampuan chipset anyar Huawei. Namun, skor sintetis tidak selalu mencerminkan performa nyata di penggunaan sehari-hari.
