unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › God of War Laufey Duduki Peringkat Dua Pre-order PS5 Global
Hiburan

God of War Laufey Duduki Peringkat Dua Pre-order PS5 Global

God of War Laufey menempati posisi kedua daftar pre-order PlayStation Store global
A A Ukuran Teks16px

God of War Laufey membuktikan keraguan publik salah besar.

Game eksklusif PS5 garapan Santa Monica Studio itu kini menempati posisi kedua dalam daftar pre-order PlayStation Store global, hanya kalah dari GTA 6.

Capaian ini terbilang impresif mengingat game tersebut baru diumumkan pada Juni 2026 lalu.

Data PS Store DB yang mengolah informasi marketplace menunjukkan God of War Laufey konsisten berada di peringkat dua di sebagian besar negara, termasuk Amerika Serikat.

Bahkan di antara game yang sudah rilis, Laufey sukses mengamankan posisi sepuluh besar di 43 region. Angka ini menunjukkan daya tarik global yang merata.

Digital Deluxe Edition Jadi Primadona

Menarik untuk dicermati, versi Digital Deluxe Edition menjadi pilihan paling populer bagi para pemain yang melakukan pre-order.

Sony dan pihak ketiga memang tidak membeberkan total pendapatan atau jumlah kopi yang terjual.

Namun sinyal kuat datang dari perilaku pembelian digital yang mendominasi. Jika performa Laufey mengikuti jejak Marvel's Wolverine, adopsi versi fisik bisa melampaui prediksi awal.

Meski begitu, mayoritas pendapatan tetap bakal datang dari pembelian digital di PlayStation Store.

Bayang-Bayang GTA 6 dan Tolok Ukur Pasar

GTA 6 memang menjadi tolok ukur yang sulit ditandingi.

Newzoo memperkirakan game Rockstar itu meraup sekitar Rp4,6 jutaan ($260) juta hanya dalam sepekan pertama sejak reservasi PS5 dan Xbox dibuka.

Target yang berat bagi kompetitor mana pun.

Kendati demikian, di banyak region God of War Laufey justru berada di depan raksasa seperti Call of Duty: Modern Warfare 4.

Pencapaian ini mengindikasikan basis penggemar setia franchise God of War tetap solid, meski Kratos tidak lagi menjadi protagonis utama.

Kritik dan Keraguan yang Mengiringi

Sejumlah pihak memang meragukan langkah Santa Monica Studio meninggalkan Kratos.

Pencipta God of War, David Jaffe, secara terbuka menyebut game ini terlalu jauh menyimpang dari formula yang terbukti sukses.

Kritik lain menyoroti sistem pertempuran yang lebih mengutamakan kelincahan dan serangan jarak jauh dibanding kekuatan brutal khas Kratos.

Karakter unik seperti kubus gelatin bernama Phranque juga sempat membingungkan sebagian penggemar.

Namun preview positif menilai mekanik gameplay dan cast karakter cocok dengan latar Everywhen afterlife yang diusung.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru