Aktor Krisjiana Baharudin menanggapi tudingan netizen yang menyebut keputusan vasektominya bertujuan memudahkan perselingkuhan.
Ia menegaskan prosedur itu murni agar Siti Badriah tidak perlu lagi memakai alat kontrasepsi.
Krisjiana menyayangkan anggapan tersebut dan menilai pola pikir itu terlalu sempit.
"Sesempit itu ya pikiran netizen? Maksudnya, selingkuh itu enggak harus vasektomi dulu kali," kata Krisjiana seperti diberitakan detikHot pada Minggu (4/10).
Ia juga mempertanyakan mengapa perselingkuhan langsung dikaitkan dengan pilihan vasektomi.
Alasan dan pertimbangan vasektomi
Krisjiana mengaku keputusan vasektomi tidak diambil secara instan.
Ia telah mempertimbangkannya sejak lama sebelum akhirnya mantap menjalani prosedur tersebut.
Ia menyebut mendapat penguatan dari kakaknya, dokter Reza, yang sudah menjalani vasektomi lima tahun lalu.
Menurutnya, pengalaman sang kakak membuatnya lebih yakin dan aman.
Krisjiana juga mengaku sering ditanya soal kemungkinan menambah momongan setelah memiliki dua anak perempuan.
Bahkan, ada netizen yang menyarankan agar mereka mencoba lagi karena masih berpeluang memiliki anak laki-laki.
Namun, ia dan Siti Badriah kini memilih fokus pada pendidikan serta pengasuhan kedua putri mereka.
Ia menyebut sang istri belum ingin kembali memiliki anak dalam waktu dekat.
"Sudah enggak zaman banyak anak banyak rezeki. Sekarang bagaimana caranya kita mendidik anak yang baik dan benar," kata Krisjiana.
Krisjiana menegaskan vasektomi yang dijalaninya merupakan bentuk penghormatan terhadap hak Siti Badriah atas tubuhnya.
Ia melihat sang istri telah melewati berbagai proses untuk mendapatkan kembali kondisi tubuh pascamelahirkan, termasuk perawatan di Korea Selatan.
"Sudah banyak yang dilewati kayaknya sayang ya kalau hamil lagi," tegas Krisjiana sambil tertawa.
Sebelumnya, ia mengaku tak ingin Siti Badriah terbebani perubahan hormon karena program KB.
Karena itu, ia memutuskan menjalani vasektomi setelah mendapat penjelasan dari dokter.
Ia menjelaskan prosedur itu bersifat semi-permanen dan masih bisa disatukan kembali bila ingin punya anak lagi.
Opsi lain yang disebutkan adalah bayi tabung, dengan kemungkinan memilih jenis kelamin anak.