Banana Pi secara resmi memperkenalkan papan komputasi terbaru mereka, Banana Pi BPI-CM7. Perangkat ini hadir dalam format compute module, bukan single-board computer konvensional.
Pendekatan ini ditujukan untuk pengembang sistem tertanam yang membutuhkan fleksibilitas tinggi dan profil perangkat ekstra tipis.
Desain Ringkas dan Fleksibel
Banana Pi BPI-CM7 memiliki dimensi fisik 55 x 40 mm. Modul ini tidak dapat digunakan secara mandiri dan memerlukan carrier board pendukung untuk daya serta port input-output.
Format compute module memberikan efisiensi ruang yang krusial dalam pembuatan produk elektronik kustom.
Pada komputer papan tunggal standar, ukuran papan sering membengkak akibat port fisik besar seperti Ethernet RJ45 atau HDMI.
Banana Pi BPI-CM7 mengatasi hal itu dengan menyalurkan seluruh pin sinyal melalui dua konektor berdensitas tinggi 100-pin.
Pengembang dapat merancang carrier board sendiri yang hanya mengusung port spesifik, misalnya USB Type-C dan antarmuka layar DSI.
Hasilnya, bobot dan ketebalan perangkat akhir dapat dipangkas secara dramatis tanpa membuang daya pada komponen yang tidak terpakai.
Spesifikasi Chipset dan Memori
Sektor dapur pacu Banana Pi BPI-CM7 ditenagai oleh system-on-chip Allwinner H618. Cip ini mengusung prosesor empat inti ARM Cortex-A53 yang handal untuk beban komputasi harian perangkat pintar.
Pengolahan grafis dipercayakan pada GPU terintegrasi ARM Mali-G31 yang mendukung instruksi pemrosesan media dasar secara efisien.
Untuk performa pemrosesan data, modul ini dibekali memori RAM LPDDR4 bawaan.
Varian awal yang telah dikonfirmasi mencakup konfigurasi RAM 2 GB dipadukan dengan media penyimpanan internal eMMC flash storage berkapasitas 32 GB.
Kombinasi spesifikasi ini menyajikan ruang penyimpanan yang cukup lapang untuk sistem operasi berbasis Linux maupun tumpukan aplikasi IoT modern.