Timex memperkenalkan dua varian baru dari lini Marlin, yaitu Chatham Automatic. Model ini mengusung diameter case 36mm yang kini jarang ditemui di kelas jam mekanis entry-level.
Ukuran tersebut bukan berarti kecil.
Dengan desain cushion case, bentuk persegi bersudut membulat, jam ini tetap punya kehadiran visual yang solid di pergelangan.
Spesifikasi dan Kenyamanan
Angka 36mm disebut berada di zona nyaman antara jam vintage dan jam modern yang cenderung besar.
Bagi pergelangan tangan Asia, ukuran ini dinilai pas karena tidak terlalu kecil maupun terlalu besar.
Ketebalan bodi 12mm dengan jarak lug-to-lug 44,5mm membuat jam ini nyaman dipakai sehari-hari. Bahkan bagi mereka yang belum terbiasa dengan jam mekanis.
Kedua varian menggunakan casing stainless steel yang dipoles. Mesin automatic Miyota 8215 dapat terlihat melalui exhibition caseback.
Dua Pilihan Warna dan Material
Varian silver-tone (TW2Y84300) hadir dengan dial putih bersih dan strap kulit hitam. Tampilannya formal dan klasik.
Sementara varian gold-tone (TW2Y84500) memiliki dial hitam dan strap kulit cokelat. Kombinasi ini memberi kesan lebih hangat dan berkarakter vintage.
Kejutan ada di dial. Timex memakai angka Breguet terapan dari logam, bukan angka cetak biasa.
Sentuhan applied Breguet numerals memberi dimensi ekstra pada dial. Pilihan desain ini jarang ditemui di jam tangan seharga Rp5 jutaan.
Catatan Kaca Mineral
Ada satu catatan penting. Seperti tradisi Timex di kelas harga ini, kaca yang digunakan adalah mineral crystal, bukan safir.
Artinya, meskipun cukup tahan terhadap goresan ringan, jam ini tetap perlu perlakuan hati-hati ekstra jika bertemu permukaan kasar.
Ini adalah kompromi yang wajar untuk menjaga harga tetap terjangkau. Namun perlu disadari oleh calon pembeli.