Amazon memperkenalkan lini tablet terbaru bernama Amazon Alexa Tablets. Perangkat ini menandai perubahan besar karena tidak lagi memakai branding Kindle Fire.
Nama Alexa menegaskan bahwa AI menjadi bagian utama.
Lebih dari itu, ketiga tablet ini adalah perangkat Android sepenuhnya yang punya akses penuh ke Google Play Store.
Artinya, pengguna tidak lagi terpaku pada toko aplikasi milik Amazon. Langkah ini membuat tablet Alexa jauh lebih mampu dibanding Fire tablet yang dikenal murah namun serba terbatas.
Spesifikasi dan Harga Tiga Model Alexa Tablet
Model tertinggi adalah Amazon Alexa Tablet 12 Pro. Amazon menyebutnya sebagai tablet paling kuat yang pernah mereka buat.
CPU-nya tiga kali lebih cepat dan GPU-nya sembilan kali lebih cepat dari Fire Max 11. Amazon memilih chipset Dimensity 8400 untuk model ini.
Tablet ini memakai layar 12 inci dengan rasio 3:2. Rasio tersebut dinilai seimbang untuk menjelajah web, menonton film, dan membaca buku.
Ada opsi layar Nanomatte yang dilapisi etsa anti-silau buatan Corning. Lapisan ini meningkatkan pengalaman menonton di dalam maupun luar ruangan.
Baterainya diklaim paling tahan lama di antara tablet Amazon. Pemutaran video bisa mencapai 16 jam, dan mode membaca khusus memperpanjangnya hingga 20 jam.
Mode membaca tersebut membisukan notifikasi dan mengurangi cahaya biru. Tersedia beberapa tema tampilan, seperti warna natural, nuansa kertas lembut, atau skala abu-abu murni.
Versi standar Alexa 12 Pro dibanderol $500 dengan RAM 8GB dan penyimpanan 128GB. Versi Nanomatte mulai dari $550 untuk konfigurasi yang sama.
Ada juga opsi 16GB RAM dan 256GB penyimpanan seharga $680. Harga tersebut lebih tinggi karena performa tambahan yang ditawarkan.
Tablet ini memakai bodi aluminium unibody setebal 6,5mm dan berat 550g. Port USB-C-nya mendukung kecepatan data hingga 5Gbps serta output video lewat DisplayPort.
Untuk produktivitas, tersedia Amazon Alexa Tablet Pro Keyboard seharga $150. Keyboard ini terhubung langsung ke tablet, bukan secara nirkabel.
Ada pula Amazon Alexa Tablet Pro Pen, stylus USI 2.0 yang menempel magnetik dan mengisi daya nirkabel.
Stylus ini mendukung 4.096 tingkat tekanan dan deteksi kemiringan.
Stylus dijual $80. Pengguna disarankan menambah $50 untuk layar Nanomatte karena teksturnya memberi gesekan seperti menulis di atas kertas.
Model kedua, Amazon Alexa Tablet 11, memakai layar 11 inci panel 16:10. Tidak ada opsi Nanomatte, dan refresh rate-nya 90Hz, lebih rendah dari 120Hz milik Pro.
Kepadatan pikselnya hampir sama dengan Pro. Namun, tablet ini hanya punya dua speaker, sedangkan Pro memiliki empat speaker Dolby Atmos.
Tablet 11 inci ini ditenagai chipset MediaTek MT8189 yang sebelumnya dipakai di Chromebook. CPU delapan intinya berjalan hingga 2GHz, jauh di bawah Dimensity 8400.
RAM-nya tetap 8GB, berbeda dari Fire tablet murah yang sering hanya 2GB atau 3GB. Penyimpanan 64GB dijual $330, sedangkan versi 128GB seharga $380.
Tidak ada output video karena portnya hanya USB-C 2.0. Baterainya tetap awet, mampu memutar video hingga 15 jam.
Model ketiga, Amazon Alexa Tablet 8, memiliki layar 8,7 inci dengan resolusi 1.340 x 800px. Kepadatan pikselnya 180ppi, jauh lebih rendah dari dua model lainnya.
Tablet ini dirancang untuk portabilitas dengan bobot 329g. Sebagai perbandingan, Kindle Paperwhite memiliki layar 7 inci dan berat 214g.
Chipset yang dipakai sama, MediaTek MT8189, dengan pilihan RAM 4GB atau 8GB. Model 4/64GB seharga $230, 4/128GB seharga $280, dan 8/128GB seharga $300.
Baterainya bertahan hingga 14 jam untuk pemutaran video. Pengisian daya dilakukan melalui port USB-C 2.0.
Harga Alexa Tablet 11 dan 8 yang disebut di atas adalah untuk versi dengan iklan di layar kunci.
Hanya model Pro yang bebas iklan.
Pengguna bisa membayar $20 ekstra untuk menghilangkan iklan pada kedua tablet yang lebih kecil.
Ketersediaan dan Fitur Alexa+
Ketiga tablet Alexa akan mulai dikirim pada 14 Oktober di Amerika Serikat. Untuk Inggris, perangkat baru tiba pada 19 Oktober.
Semua tablet dilengkapi Alexa+. Asisten ini mendukung percakapan bahasa alami tanpa perlu mengucapkan "Hey, Alexa" sebelum setiap permintaan.
Ada fitur opsional On-Screen Intelligence yang memungkinkan Alexa+ melihat isi layar. Amazon menegaskan fitur ini nonaktif secara default dan harus diaktifkan manual.
Amazon juga memperkenalkan tablet Alexa untuk anak-anak. Perangkat tersebut akan dibahas dalam artikel terpisah.