unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Imigrasi Jakarta Selatan Selidiki WNA Panjat Kap Mobil Baldy
News

Imigrasi Jakarta Selatan Selidiki WNA Panjat Kap Mobil Baldy

Ilustrasi jalan Gatot Subroto Jakarta Selatan tempat insiden WNA memanjat kap mobil
Imigrasi Jakarta Selatan Selidiki WNA Panjat Kap Mobil Baldy
A A Ukuran Teks16px

Petugas Imigrasi Jakarta Selatan bersama kepolisian masih menelusuri keberadaan seorang warga negara asing yang mengganggu pengendara dan memanjat kap mobil milik Baldy (34) di Jalan Gatot Subroto, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Pencarian dilakukan setelah insiden tersebut dilaporkan kepada polisi dan rekaman videonya beredar di media sosial.

Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Jakarta Selatan Prihatno Juniardi mengatakan, petugas berkoordinasi dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi DKI Jakarta untuk menemukan pria tersebut.

Berdasarkan informasi awal, pria itu diduga memiliki izin tinggal kunjungan, sedangkan kewarganegaraannya belum dapat dipastikan tanpa pemeriksaan paspor.

Prihatno menjelaskan bahwa pencarian masih berlangsung dan melibatkan koordinasi dengan pihak terkait.

"Dalam hal ini kami sedang melakukan pencarian juga keberadaan si warga negara asing tersebut," ujar Prihatno Juniardi.

Prihatno menerangkan, izin tinggal kunjungan memungkinkan pemegangnya berpindah tempat sehingga penelusuran tidak dapat bergantung pada satu alamat.

"Dalam artian, artinya tidak stay dalam waktu yang lama di satu alamat saja," ujar Prihatno.

Ia menegaskan bahwa pemeriksaan dokumen diperlukan untuk memastikan identitas kewarganegaraan pria tersebut.

"Perihal kewarganegaraannya, kami belum bisa memastikan ya warga negara mana sih yang diduga warga negara asing tersebut berasal, karena kami harus melihat paspornya dari si warga negara asing tersebut," ujar Prihatno.

Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Jakarta Selatan Rian Kasim mengatakan koordinasi dengan kantor wilayah dilakukan untuk mempercepat pencarian.

"Diduga WNA tersebut tinggal di wilayah Jakarta untuk mempercepat proses pencarian," ujar Rian Kasim.

Imigrasi Jakarta Selatan juga meminta masyarakat yang mengetahui keberadaan pria tersebut melapor ke kantor imigrasi terdekat.

Hingga laporan diterbitkan pada Jumat (9/10/2026), petugas masih mencari pria itu.

Kronologi Insiden di Gatot Subroto

Menurut keterangan Baldy kepada sejumlah media, kejadian bermula ketika pria tersebut berjalan di pinggir jalan sebelum berpindah ke tengah jalur kendaraan dan menghalangi mobilnya selama hampir lima menit.

"Sebelumnya jalan kaki, namun sudah tidak di trotoar. Lalu ke tengah dan menghalangi mobil saya, sebenernya udah hampir 5 menit lebih," ujar Baldy (34).

Baldy mengatakan telah membunyikan klakson panjang, tetapi pria itu tidak menyingkir.

Pria tersebut mengenakan kaus hitam dan headphone, membawa dua tas, serta memegang telepon genggam dan sebuah kotak kecil.

"Sempat saya klakson panjang, lalu dia nunjuk-nunjuk headset-nya. Mungkin maksudnya dia nggak denger dan nggak peduli.

Sempat meludah juga ke kaca mobil saya.

Di video itu kedua kalinya yang bersangkutan naik ke kap mobil, sebelumnya sudah naik ke kap mobil juga," ujar Baldy.

Setelah insiden itu, Baldy menghubungi layanan kepolisian 110 pada pukul 17.48 WIB untuk melaporkan gangguan dan mengirimkan rekaman video.

Ia mengatakan saat itu khawatir terlambat menjemput istrinya.

"Akhirnya pertama kalinya telepon 110, pilih 0, tersambung langsung sama polisi in charge 17.48 WIB. Jelasin masalah, lokasi dan gangguan yang terjadi.

Minta nomor WA untuk bisa mengirimkan bukti video kejadian 3 menit," ujar Baldy.

Baldy awalnya mengira insiden itu hanya membuatnya kehilangan waktu.

Namun, pada hari berikutnya, ia menemukan bagian kap mobilnya mengalami penyok cukup lebar.

"(Dia) sempat meludah juga ke kaca mobil saya. Tapi di dalam aman sih, cuma khawatir telat jemput istri saya aja," ujar Baldy.

Ia kemudian menyadari adanya kerusakan pada kendaraan setelah memeriksa mobilnya sehari setelah kejadian.

"Di hari kejadian saya kira saya hanya rugi waktu, namun ternyata ada penyok cukup lebar di kap mobil saya," ujar Baldy.

Polisi Telusuri Tiga Arah Pergerakan

Polisi menerima laporan dan mendatangi lokasi untuk memeriksa kejadian.

Namun, pria yang dilaporkan sudah tidak berada di tempat ketika petugas tiba.

Kapolsek Setiabudi AKBP Riyanto mengatakan petugas telah menelusuri lokasi dan kemungkinan arah pergerakan pria tersebut.

"Sudah kami telusuri waktu kejadiannya, tapi belum ketemu. Soalnya itu mengarah ke tiga arah.

Setelah perempatan Mampang Prapatan," ujar Riyanto.

Riyanto menyatakan kepolisian juga berkoordinasi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

"Kemenimipas juga sudah monitor soal WNA tersebut, kami sudah berkoordinasi," ujar Riyanto.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah video yang direkam Baldy tersebar di media sosial.

Petugas imigrasi dan kepolisian masih menelusuri keberadaan pria tersebut, sementara negara asalnya belum terkonfirmasi.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru