Pengelola Jakarta International Stadium (JIS), PT Jakarta Propertindo (Jakpro), merilis panduan resmi alur kepulangan bagi penonton konser Avenged Sevenfold pada Sabtu (10/10) malam.
Skema disiapkan melalui pembagian jam operasional transportasi umum dan penyesuaian akses di sekitar stadion untuk mengurai kepadatan massa.
Jam Operasional Transportasi dan Akses Keluar
Layanan TransJakarta di Halte JIS serta Koridor 14 rute BRT beroperasi nonstop selama 24 jam.
Sementara itu, untuk pengumpan TransJakarta Koridor 14A, 14B, serta 12P beroperasi dengan perpanjangan waktu hingga pukul 01.00 WIB.
Bagi penonton yang melintasi jembatan penyeberangan orang, operasional JPO Bersama BTN disiagakan hingga pukul 01.00 WIB.
Pengelola juga menyesuaikan batas waktu operasional sejumlah pintu akses keluar di kawasan Ancol.
Pintu Selatan, Pintu Carnaval, serta Pintu Busway beroperasi hingga pukul 00.00 WIB, sedangkan Pintu Marina ditutup lebih awal pada pukul 23.00 WIB.
Penonton yang hendak melakukan perjalanan pulang dari area Ancol setelah pukul 00.00 WIB diarahkan secara khusus untuk mengakses pintu keluar melalui Gerbang Bale Timur Ancol.
Selain itu, pihak pengelola menyediakan akses pejalan kaki dari Stasiun JIS menuju area Taman BMW, khususnya bagi penonton yang perlu melakukan penukaran wristband.
Rute pejalan kaki tersebut membentang dari depan Stasiun JIS melintasi Pintu P1 JIS, menyeberangi jalan, hingga tiba di area Taman BMW.
Avenged Sevenfold (A7X) kembali ke Indonesia dengan konser bertajuk The Spectacular Stadium Show Where The Bats Ascend.
Konser ini menandai kembalinya band heavy metal asal California tersebut ke salah satu basis penggemar terbesar mereka di dunia dengan skala produksi yang diprediksi lebih spektakuler.
Kembalinya M.
Shadows dan kawan-kawan ini sekaligus menjadi penuntun rindu setelah penampilan terakhir mereka di Jakarta pada Mei 2024 silam di Stadion Madya Senayan, yang mencatat sejarah sebagai satu-satunya pemberhentian mereka di Asia.
Indonesia memiliki sejarah panjang dengan Avenged Sevenfold, mulai dari konser perdana mereka yang legendaris pada Agustus 2007 di Tennis Indoor Senayan, kemudian kembali ke venue yang sama pada 2008.
Mereka pun kembali untuk konser di Parkir Timur Senayan pada Januari 2015 sebagai "penebusan dosa" setelah pembatalan konser mereka pada 2012.
