unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Garuda Indonesia Rombak Direksi, Thomas Sugiarto Oentoro Jadi Dirut
News

Garuda Indonesia Rombak Direksi, Thomas Sugiarto Oentoro Jadi Dirut

Pesawat Garuda Indonesia di bandara
Garuda Indonesia Rombak Direksi, Thomas Sugiarto Oentoro Jadi Dirut
A A Ukuran Teks16px

Garuda Indonesia mengubah susunan pengurus perusahaan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis (8/10/2026).

Perubahan ini menjadi bagian dari penataan untuk mendukung restrukturisasi dan transformasi perusahaan.

Thomas Sugiarto Oentoro yang sebelumnya menjabat Wakil Direktur Utama dipercaya mengisi posisi Direktur Utama Garuda Indonesia. Pengangkatan itu menjadi salah satu perubahan utama dalam jajaran direksi perseroan.

Berdasarkan keterbukaan informasi di BEI pada Sabtu (10/10/2026), pemegang saham menyetujui sejumlah pengangkatan baru.

Alan McIntyre ditunjuk sebagai Direktur Komersial, sedangkan Eric Ferdinand Sofyal menjadi Direktur Operasi.

Dina Sandri Fani mendapat penunjukan sebagai Direktur Human Capital & Corporate Service. Susunan baru tersebut diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan program restrukturisasi dan transformasi Garuda Indonesia.

Susunan Direksi dan Komisaris Setelah RUPSLB

RUPSLB juga mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Reza Aulia Hakim dari jabatan Direktur Niaga terhitung sejak 14 Agustus 2026.

Rapat turut menyetujui pemberhentian dengan hormat beberapa anggota direksi lainnya.

Nama yang diberhentikan dengan hormat meliputi Glenny H. Kairupan dari posisi Direktur Utama, Dani Haikal Iriawan dari posisi Direktur Operasi, serta Frans Dicky Tamara dari posisi Direktur Human Capital & Corporate Service.

Setelah perubahan tersebut, Glenny H. Kairupan kemudian diangkat sebagai Komisaris Utama Garuda Indonesia. Sementara itu, Fadjar Prasetyo diberhentikan dengan hormat dari posisi Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen.

Garuda Indonesia mengangkat Jaan Albrecht dan Trey Urbahn sebagai Komisaris Independen. Dewan komisaris perusahaan kini mencakup Glenny H. Kairupan sebagai Komisaris Utama.

Susunan komisaris terdiri atas Mawardi Yahya sebagai Komisaris Independen, Chairal Tanjung dan Sugito Anjasmoro sebagai Komisaris, serta Jaan Albrecht dan Trey Urbahn sebagai Komisaris Independen.

Di sisi direksi, Garuda Indonesia menetapkan Thomas Sugiarto Oentoro sebagai Direktur Utama. Posisi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko tetap diisi Balagopal Kunduvara.

Jajaran direksi lainnya terdiri atas Eric Ferdinand Sofyal sebagai Direktur Operasi, Mukhtaris sebagai Direktur Teknik, Alan McIntyre sebagai Direktur Komersial, Dina Sandri Fani sebagai Direktur Human Capital & Corporate Service, serta Neil Raymond Mills sebagai Direktur Transformasi.

Dalam risalah rapat, Garuda Indonesia menyebut perubahan pengurus diperlukan untuk mempercepat program restrukturisasi dan transformasi perusahaan. Penunjukan manajemen baru juga dikaitkan dengan upaya memperkuat pengelolaan perusahaan.

Perusahaan menyampaikan bahwa manajemen dengan integritas, independensi, dan kapabilitas internasional diharapkan dapat meningkatkan profitabilitas. Selain itu, langkah tersebut ditujukan untuk memperkuat kepercayaan investor global.

Garuda Indonesia juga menyatakan perubahan ini mendukung keberhasilan transformasi perusahaan sesuai praktik terbaik industri penerbangan internasional.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru