Grand Seiko memperkenalkan dua model terbaru, SLGH039 dan STGK039, yang mengusung dial berwarna krem hangat dengan tekstur tree-ring atau pola lingkar tahun kayu.
Tekstur tersebut terinspirasi dari material kayu di bangunan Grand Seiko Studio Shizukuishi.
Meski tidak diproduksi terbatas, kedua jam tangan mekanikal ini hanya bisa didapatkan secara eksklusif oleh pengunjung yang hadir langsung ke studio perakitan tersebut.
Karakter Berbeda di Dua Model
Grand Seiko SLGH039 hadir sebagai jam tangan pria berukuran 40 mm berbahan Ever-Brilliant Steel.
Model ini ditenagai movement Hi-Beat Caliber 9SA5.
Sementara itu, Grand Seiko STGK039 tampil dalam dimensi lebih kompak 30 mm bertabur berlian dan didukung Caliber 9S27.
Keduanya dibekali penutup belakang kaca sapphire exhibition caseback yang memperlihatkan kerumitan pergerakan mesin internal secara transparan.
Daya tarik utama kedua model terletak pada pengolahan estetika dial yang sangat detail.
Warna ivory atau krem menjadi kanvas bagi tekstur timbul yang menyerupai serat lingkar pertumbuhan pohon.
Konsep visual ini diambil dari elemen kayu hiasan arsitektur Studio Shizukuishi, tempat jam tangan mekanikal Grand Seiko dirakit oleh para pengrajin berpengalaman.
Di atas dial bertekstur tersebut, jarum detik berwarna emas melintas dengan halus.
Sapuan warna emas memberikan kontras yang mewah namun tetap tenang.
Jendela penunjuk tanggal ditempatkan secara simetris di posisi angka tiga.
Penggunaan elemen jarum dan indeks berlekuk tajam khas Grand Seiko memastikan tingkat legibilitas tetap optimal dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Grand Seiko SLGH039 dirancang dengan diameter case 40 mm, ketebalan 11,7 mm, dan jarak lug-to-lug 47 mm.
Karakteristik penting dari model ini adalah penggunaan material Ever-Brilliant Steel.
Logam baja tahan karat ini memiliki tingkat ketahanan terhadap korosi jauh melebihi baja standar maupun baja kelas 904L.
Material ini mencatatkan nilai pitting resistance equivalent number (PREN) di atas 40, menjaga kemilau logam tetap awet.
