Juventus menghadapi Cagliari di Stadion Unipol Domus, Sardinia, pada laga lanjutan Serie A. Tim asuhan Luciano Spalletti itu berupaya menjaga momentum setelah jeda internasional.
Dilansir dari Juventus, pertandingan Matchday 6 berlangsung pada Minggu, 11 Oktober 2026 pukul 20.45 CEST. Juventus memasuki laga dengan koleksi 10 poin dari lima pertandingan.
Cagliari mengumpulkan 12 poin berkat empat kemenangan dan satu kekalahan. Tuan rumah menjadi salah satu kejutan awal musim setelah hanya kebobolan dua gol dalam lima pertandingan.
Spalletti Soroti Disiplin Cagliari
Luciano Spalletti menilai timnya perlu menjaga kewaspadaan menghadapi pola permainan Cagliari yang disiplin. Ia menyoroti kemampuan lawan memanfaatkan ruang dan melakukan serangan balik.
"Cagliari sengaja memberi Anda sedikit ruang, mengundang Anda bermain di wilayah mereka, dan mereka memiliki pemain yang mampu membalikkan permainan dengan cepat, mengalirkan bola dengan baik serta menetralisir serangan balik," ujar Spalletti.
Spalletti juga menyebut Juventus terus berkembang setelah kekalahan dari Sassuolo. Menurut beIN Sports, Juventus meraih dua kemenangan setelah kalah 3-2 dari Sassuolo.
"Kami selalu ingin berkembang dan terus belajar, karena siapa pun yang berhenti belajar sering kali mengulangi kesalahan, sementara mereka yang mencari hal baru biasanya tumbuh," ujar Spalletti.
Cagliari mengandalkan performa Daniel Maldini yang mencetak gol dalam tiga penampilan Serie A terakhirnya.
Juventus berharap Randal Kolo Muani, Edon Zhegrova, dan pemain kreatif lain mampu meningkatkan efektivitas serangan.
Menurut statistik beIN Sports, Kolo Muani belum mencetak gol dalam lima penampilan sebagai starter Serie A musim ini.
Cagliari mencatat kemenangan 1-0 atas Juventus pada pertemuan terakhir kedua tim.
Spalletti menyatakan Juventus tetap memiliki ambisi tinggi dan tidak ingin terpengaruh penilaian dari luar. Ia menegaskan timnya bertanggung jawab untuk meningkatkan standar permainan sendiri.
"Kami tidak tertarik dianggap favorit atau diremehkan. Juventus akan selalu dituntut untuk menang.
Kami yang menetapkan standar ambisi kami sendiri," ujar Spalletti.
Cagliari berusaha mempertahankan tren positif, sedangkan Juventus mencari konsistensi setelah awal musim yang belum stabil.
