unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Micah Richards Kecewa Berat, Manchester City Dinyatakan Langgar 114 Aturan
News

Micah Richards Kecewa Berat, Manchester City Dinyatakan Langgar 114 Aturan

Micah Richards saat membela Manchester City
Micah Richards Kecewa Berat, Manchester City Dinyatakan Langgar 114 Aturan
A A Ukuran Teks16px

Mantan pemain Manchester City, Micah Richards, mengungkapkan kekecewaan mendalam setelah klub dinyatakan melanggar 114 aturan kompetisi Liga Inggris.

Richards menyampaikan hal itu menjelang pertandingan Manchester City melawan Liverpool di Anfield, seperti dilaporkan Football365.

Putusan komisi independen tersebut berkaitan dengan dugaan penggunaan kesepakatan sponsor yang tidak mencerminkan kondisi sebenarnya.

Laporan menyebut langkah itu meningkatkan pendapatan klub sekitar £900 juta selama periode 2009 hingga 2018.

Manchester City telah mengajukan banding dan tetap membantah melakukan pelanggaran.

Klub menyatakan memiliki bukti kuat bahwa dana sponsor berasal dari pemerintah Abu Dhabi, bukan dari pemilik klub secara langsung.

Namun, komisi awal menilai penjelasan tersebut disusun setelah peristiwa terjadi untuk menutupi skema pendanaan yang dipersoalkan.

Richards Pertanyakan Integritas Medali

Richards meniti karier dari akademi Manchester City sejak berusia 14 tahun dan turut menghadapi ketidakpastian mengenai prestasi yang diraihnya.

Ia merupakan bagian dari tim yang menjuarai Liga Inggris pada musim 2011/12 dan memenangkan Piala FA pada 2010/11 di bawah Roberto Mancini.

Dalam wawancara dengan Sky Sports yang dikutip Yahoo Sports, Richards menekankan dampak perkara tersebut terhadap pendukung dan para pemain.

Richards mengaku sangat terpukul, terutama karena apa yang harus dialami dan ditanggung para penggemar selama periode ini.

Ia menceritakan bahwa dirinya mempertaruhkan diri untuk membela klub, sementara banyak pembicaraan muncul tentang apa yang seharusnya dan tidak seharusnya terjadi.

Richards menyebut Manchester City memberinya kesempatan luar biasa untuk melewati seluruh jenjang akademi hingga menembus tim utama.

Ia mengaku bermimpi memenangkan Piala FA kelompok usia muda, tetapi gagal meraihnya, sebelum kemudian menjuarai Piala FA dan melangkah ke Liga Inggris.

Kini, ketika semua itu dipertanyakan, Richards menilai situasinya sangat membingungkan karena satu pihak menyatakan ada tuduhan, sedangkan Manchester City mengklaim memiliki bukti yang tidak terbantahkan.

Richards merasa dikecewakan karena persoalan ini berlangsung begitu lama dan berharap bukti yang dimiliki klub dapat ditunjukkan agar para penggemar lebih mudah memahami situasi.

Sebagai pemain, ia menegaskan hanya bisa turun ke lapangan dan memberikan 100 persen, meski kini berada dalam posisi sulit karena integritas dan medalinya dipertanyakan.

Roy Keane Tuntut Keadilan Kompetisi

Richards juga menilai kebisingan di luar lapangan tidak selalu berdampak buruk terhadap para pemain Manchester City saat ini.

Menurutnya, tekanan dari luar dapat membuat sebuah tim semakin solid, tetapi persoalan hukum tersebut tetap menimbulkan ketidakpastian bagi mantan pemain dan pendukung.

Mantan kapten Manchester United, Roy Keane, turut menanggapi kontroversi tersebut dengan menyoroti pentingnya kejujuran dan keadilan dalam perebutan gelar.

Keane mengaku tidak akan merasa telah memenangkan gelar liga jika mengetahui ada sesuatu yang tidak beres di balik layar.

Ia berbicara tentang para pemain yang berjuang sekuat tenaga dan mengalami cedera, serta berharap semua pihak memiliki pemahaman yang sama, bersikap jujur, dan menjalankan semuanya dengan benar.

Keane menyebut Manchester City memiliki pemain-pemain bintang luar biasa, termasuk di bangku cadangan, yang membuat mereka semakin kuat.

Namun, ia menegaskan kejujuran tetap diperlukan karena dari situlah rasa hormat dalam olahraga muncul.

Keane juga mempertanyakan perasaan tim lain yang berusaha bertanding secara jujur, seperti Liverpool, serta para pendukung yang bepergian ke berbagai penjuru negeri dan mengeluarkan banyak uang.

Ia mengingatkan bahwa selama 10 hingga 15 tahun terakhir Liga Inggris dipuji sebagai kompetisi yang luar biasa dan dipercaya memiliki kejujuran di dalamnya.

Jika banding Manchester City tidak berhasil, klub berpotensi menghadapi denda, larangan transfer, pengurangan poin, pencabutan gelar dan trofi, hingga pengusiran dari Liga Inggris.

Menurut laporan Yahoo Sports, kemungkinan sanksi tersebut masih bergantung pada perkembangan proses banding dan keputusan akhir yang akan diambil.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru