unique visitors counter
⌂ Beranda › News › 17 Tokoh Terima Lencana Jer Basuki Mawa Beya dari Khofifah
News

17 Tokoh Terima Lencana Jer Basuki Mawa Beya dari Khofifah

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menyerahkan lencana kehormatan
17 Tokoh Terima Lencana Jer Basuki Mawa Beya dari Khofifah
A A Ukuran Teks16px

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menganugerahkan Lencana Jer Basuki Mawa Beya kepada 17 tokoh dalam peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.

Penganugerahan berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (12/10/2026).

Penerima berasal dari unsur pemerintahan, legislatif, penegak hukum, dunia usaha, dan kegiatan sosial.

13 Penerima Emas dan Empat Perak

Penghargaan terbagi dua kategori, yakni emas untuk 13 penerima dan perak untuk empat penerima.

Kategori emas antara lain diberikan kepada Muhammad Sarmuji, Menteri Perindustrian.

Penerima lain adalah Prof. R.

Narendra Jatna, Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara, serta Abdul Qohar AF, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Adhy Karyono, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, juga menerima lencana kategori emas.

Empat wakil ketua DPRD Jatim masuk kategori emas, yaitu Deni Wicaksono, Hidayat, Blegur Prijanggono, dan Sri Wahyuni.

Nama lain dalam kategori ini adalah Mulyanto, Kepala BNN Provinsi Jawa Timur, serta Sri Untari, Ketua Komisi E DPRD Jatim.

Dari kalangan masyarakat dan dunia usaha, penerima emas meliputi Christrijogo Sumartono, penggiat kebencanaan bidang kesehatan.

Ada pula Aminoto Kurniawan, pemilik PT Bumi Kironggo Joyo di Bondowoso dan PT Bumi Rojokoyo di Banyuwangi, serta Lanny Siswadi, pemilik Depot Bu Rudy.

Untuk kategori perak, penerimanya adalah Aditya Puji Kurniawan, Kabag Ops BINDA Jawa Timur, dan Abdul Majid, Ketua Koalisi Disabilitas Jawa Timur.

Dua penerima perak lainnya adalah Ali Mansur, Ketua Mangrove Center Indonesia, dan Taufiq Wahyu Triyanto, penggiat disabilitas mental.

Selain lencana kehormatan, pemerintah provinsi menyerahkan 49 piagam penghargaan kepada penerima dari berbagai sektor.

Kelompok penerima mencakup kepala daerah, unsur perangkat daerah, tenaga kesehatan, organisasi perempuan, perusahaan, kelompok tani dan peternak, desa, pelaku seni, hingga pelajar.

Di bidang seni dan budaya, piagam diberikan kepada Hengki Tandiono Kusuma yang dikenal sebagai maestro ludruk dan Damar Wishnu Dewangga, seorang penari cilik.

Dari sektor pertanian, penerima penghargaan antara lain sejumlah kelompok tani dan kelompok ternak dari berbagai daerah di Jawa Timur.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru