Proyek cincin pintar bernama Nova Ring tengah mencuri perhatian di platform crowdfunding Kickstarter. Tawaran fitur kesehatannya terdengar sangat lengkap dengan harga yang diklaim terjangkau.
Meski begitu, calon pendukung disarankan berhati-hati sebelum mentransfer uang. Sejumlah kejanggalan pada proyek ini memicu kecurigaan.
Dari sisi spesifikasi, Nova Ring diklaim berbahan titanium dan beratnya kurang dari 4 gram. Cincin ini juga disebut tahan air hingga kedalaman 50 meter atau setara 5 ATM.
Sensor yang dijanjikan meliputi detak jantung, oksigen darah, suhu tubuh, siklus tidur, hingga level stres.
Bahkan, Nova Ring mengklaim bisa mengukur tekanan darah dan gula darah, meski belum bisa dipastikan.
Daya tahan baterainya disebut mencapai lima hingga tujuh hari dalam sekali cas. Semua klaim itu dibanderol dengan harga yang disebut-sebut terjangkau.
Target Dana Minim dan Materi Promosi yang Dipertanyakan
Yang membuat banyak pihak mengernyitkan dahi adalah target dana proyek ini. Nilainya hanya sekitar 11.200 dolar AS atau sekitar Rp198 jutaan.
Angka itu terbilang kecil untuk produk wearable dengan segudang klaim teknologi tinggi.
Pemain besar seperti Samsung lewat Galaxy Ring atau Oura Ring pun belum mampu menggabungkan semua sensor canggih tersebut dalam bodi ringan dan mini.
Menambahkan fitur pengukuran tekanan darah dan gula darah non-invasif di pergelangan tangan saja masih menjadi tantangan besar. Apalagi di jari yang ruangnya jauh lebih sempit.
Kekhawatiran kedua menyangkut materi promosi. Kreator proyek, Maksim Romanyuk Kulbaba yang mengaku berasal dari Madrid, Spanyol, hanya menampilkan video berdurasi sembilan detik.
Dalam video itu, sesosok cincin tak bernama diangkat sebentar ke depan kamera. Selebihnya, gambar dan deskripsi produk diduga kuat dibuat menggunakan AI.
Tidak ada demonstrasi nyata bagaimana sensor bekerja atau seperti apa aplikasi pendampingnya secara langsung. Nama Nova sendiri bukan hal baru.
Beberapa kali sebelumnya, proyek dengan embel-embel Nova untuk jam tangan atau cincin pintar bermunculan. Ujung-ujungnya hanya menjadi produk tiruan murah.
Risiko paling mungkin adalah Nova Ring hanyalah produk white-label dari pabrik di platform seperti Alibaba atau Aliexpress.
Di sana, cincin pintar semacam ini bisa ditemukan dengan harga hanya 30 sampai 50 dolar AS per buah.
Strateginya sederhana: beli cincin murah, buat aplikasi kesehatan baru, lalu jual kembali dengan harga 160 dolar AS atau sekitar Rp2,8 jutaan.
Selisih keuntungannya jelas menggiurkan.
Tapi kualitas sensor, akurasi data, dan keamanan data pengguna tentu tidak bisa dijamin. Karena itu, kewaspadaan tetap diperlukan sebelum mendukung proyek crowdfunding semacam ini.