Samsung resmi memperkenalkan Galaxy A18 di Indonesia dengan mengandalkan fitur AI Gemini sebagai nilai jual utama.
Ponsel ini menyasar pengguna yang mengandalkan perangkat untuk aktivitas harian, mulai dari mencari referensi di media sosial hingga menikmati hiburan.
Perangkat mulai tersedia pada 16 Oktober 2026 dengan harga penawaran mulai dari Rp4.299.000.
AI Gemini dan Kelanjutan Aktivitas Antar Aplikasi
Integrasi Google Gemini memungkinkan pengguna mencari informasi atau meminta bantuan AI saat menemukan sesuatu yang menarik di media sosial.
Aktivitas itu bisa dilanjutkan ke aplikasi lain lewat fitur seamless action across apps, sehingga pengguna tidak perlu mengulang proses dari awal.
Samsung mencontohkan penggunaan Gemini saat seseorang bersiap menjalani hari pertama magang.
Pengguna dapat meminta rekomendasi outfit, lalu meneruskan referensi yang disukai ke Samsung Notes sebagai panduan saat berbelanja.
Kemampuan yang tersedia tetap bergantung pada dukungan aplikasi dan fitur yang kompatibel.
Dengan begitu, AI tidak hanya menjadi tempat bertanya, tetapi juga membantu menyelesaikan rangkaian aktivitas dengan lebih praktis.
Galaxy A18 membawa tiga kamera belakang yang dirancang untuk kebutuhan fotografi sehari-hari.
Kamera utama beresolusi 50MP untuk menangkap detail foto.
Ada pula kamera Ultra-Wide 5MP untuk bidang pandang lebih luas, misalnya saat berfoto bersama teman atau mengabadikan pemandangan.
Sementara kamera Macro 2MP memungkinkan pengguna mengambil gambar objek dari jarak dekat untuk menonjolkan detail tertentu.
Kombinasi ketiga kamera itu memberi lebih banyak pilihan saat memotret momen bersama teman maupun membuat konten media sosial.
Untuk menunjang aktivitas digital, Galaxy A18 mengusung layar Super AMOLED berukuran 6,7 inci dengan refresh rate 90Hz.
Ukuran layar yang luas ditujukan untuk memberikan pengalaman lebih nyaman saat menonton video, menjelajahi media sosial, maupun bermain game.
Ponsel ini juga dilengkapi memori LPDDR5 yang responsif untuk mendukung berbagai aktivitas tersebut.