Nothing dilaporkan tengah menyiapkan dua model kacamata pintar yang menyasar kebutuhan pengguna berbeda.
Informasi ini muncul dari bocoran tipster Roland Quandt, namun belum ada konfirmasi resmi dari Nothing.
Model pertama dikabarkan berfokus pada audio, mendukung pemutaran musik, panggilan telepon, dan interaksi dengan asisten suara ponsel.
Kacamata ini juga disebut memiliki lensa fotokromik yang otomatis menggelap saat kondisi terang, sehingga berpotensi nyaman dipakai di dalam maupun luar ruangan.
Model kedua disebut menawarkan kemampuan audio serupa, tetapi ditambah kamera bawaan dan fungsi AI yang lebih canggih.
Quandt menyebut adanya integrasi ChatGPT dan dukungan terjemahan, meski bocoran tidak menjelaskan cara kerja fitur tersebut.
Belum jelas pula apakah pemrosesan dilakukan di kacamata, ponsel yang terhubung, atau cloud.
Kamera pada model kedua disebut dapat memungkinkan pengambilan gambar tanpa tangan dan memberi informasi visual untuk interaksi berbasis AI.
Hingga kini, Nothing belum mengonfirmasi kedua produk tersebut, sehingga spesifikasi dan rencana peluncurannya masih harus dianggap belum terverifikasi.
Bocoran ini juga tidak mengungkap desain, daya tahan baterai, harga, atau apakah kedua model akan hadir bersamaan.
Laporan sebelumnya menyebut Nothing menargetkan peluncuran kacamata pintar pertamanya pada 2027, tetapi informasi terbaru tidak memastikan tanggal rilis.
Strategi dua model ini akan memberi pembeli pilihan antara kacamata tanpa kamera untuk audio dan panggilan, serta opsi berkamera dengan alat AI tambahan.
Pendekatan itu juga mencerminkan pertimbangan industri yang lebih luas.
Desain tanpa kamera mungkin lebih menarik bagi orang yang khawatir soal perekaman di ruang publik, sementara model berkamera menawarkan lebih banyak kemungkinan bantuan visual.
CEO Nothing Carl Pei sebelumnya pernah membahas bagaimana AI dapat memengaruhi perangkat komputasi masa depan.
Namun, perusahaan belum mengumumkan jajaran kacamata pintarnya secara resmi.