Rockstar akhirnya buka suara soal salah satu momen di trailer panjang GTA 6 yang sempat jadi perbincangan komunitas gamer.
Adegan itu memperlihatkan karakter utama, Jason, meraih minuman di dalam kulkas, lalu botolnya muncul begitu saja di tangannya.
Animasi tersebut dinilai janggal karena tidak menunjukkan proses membuka pintu atau meraih botol secara realistis.
Alasan di Balik Animasi yang Dianggap Aneh
Cuplikan itu memang dipenuhi detail grafis yang memukau, tetapi satu momen kecil tadi terasa berbeda bagi sebagian pemain.
Pemain yang terbiasa dengan tingkat realisme tinggi di game Rockstar sebelumnya, seperti Red Dead Redemption 2, pun mempertanyakan keputusan desain itu.
Di game tersebut, pemain bisa membuka laci satu per satu dan merogoh saku untuk mengambil barang dengan interaksi yang sangat mendetail.
Karena itu, wajar jika banyak yang bertanya mengapa GTA 6 justru tampak memotong realisme di momen tersebut.
Penjelasan resmi datang dari wawancara jurnalis Bloomberg, Jason Schreier, dengan tim manajemen Rockstar North di Edinburgh.
Salah satu pimpinan proyek, Nelson, mengakui tim sempat berdebat sengit mengenai batas realisme yang bisa mengurangi kenikmatan bermain.
Nelson memberi contoh saat pemain ingin membeli bir di toko.
Di GTA 6, pemain bisa langsung berjalan ke konter dan membeli dari katalog.
Namun, jika setiap kali pemain harus berjalan ke lemari es, mengambil bir, membawanya ke kasir, lalu membayar manual, hal itu bisa membosankan dan memakan waktu.
Contoh lain adalah membuat sandwich untuk meningkatkan status karakter.
Apakah pemain benar-benar ingin pergi ke toko dulu untuk membeli bahan-bahan, lalu meraciknya satu per satu, atau cukup langsung membuat sandwich yang sudah jadi?
Tim Rockstar memilih opsi kedua demi menjaga ritme permainan tetap menyenangkan.
"Kami berdebat tentang tingkat realisme yang sebenarnya bisa membuat game kurang menyenangkan," ungkap Nelson.
"Misalnya, pergi ke toko untuk membeli minuman. Biasanya, kamu cukup jalan ke konter dan beli dari katalog.
Tapi, harus pergi ke lemari es, ambil bir, bawa ke konter, dan bayar manual setiap kali? Mungkin tidak akan seru."
Reaksi fans pun beragam, ada yang setuju dengan keputusan tersebut dan ada pula yang kecewa.
